Dinkes Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Hantavirus
Selasa, 12 Mei 2026 | 14:35
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat Fasilitas Kesehatan (Faskes) guna mengantisipasi adanya temuan kasus hantavirus di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com—Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memanen berbagai macam sayuran di Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020).
Panen dilakukan, karena lahan seluas 10 hektare di Kampung Ledug tersebut sudah rimbun ditanami berbagai tanaman untuk masyarakat sekitar.
"Penanaman sayur ini menjadi fokus pemerintah karena memang terkait dengan ketahanan pangan nasional saat situasi pandemi COVID-19," imbuh Nana, Nana yang didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto.

Sayuran seperti Kacang tanah, jagung, kangkung, cabai dan masih banyak lainnya yang ada di lahan tersebut diklaim Nana dapat dipanen sebanyak empat sampai 12 kali dalam setahun.
Lahan ini pun sudah mulai digarap oleh sekitar 40 petani dan 100 warga sekitar Kampung Ledug yang terdampak pandemi Covid-19.
“Jadi lahan ini dibagi menjadi tiga zona yaitu pertanian, kemudian perikanan, dan peternakan. Untuk sektor peternakan disisi kambing dan sektor perikanan disisi ikan lele," ungkap Nana.
Adapun keuntungan dalam sekali panen di lahan seluas 10 sektare ini setara dengan Rp700 juta. "Jadi harapan saya tentunya program ini dapat ditumbuh kembangkan, kemudian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, dan tentunya ini pun bisa untuk sebagai lapangan kerja untuk petani mengantisipasi kelangkaan pangan," pungkasnya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat Fasilitas Kesehatan (Faskes) guna mengantisipasi adanya temuan kasus hantavirus di wilayah tersebut.
TODAY TAGKebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews