Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Ribuan PPPK Jadi Penuh Waktu
Kamis, 9 April 2026 | 21:43
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tangerang kini bisa bernapas lega.
TANGERANGNEWS.com—Penyedia aplikasi pencukur rambut, DKaspter bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial untuk melatih warga terdampak COVID-19.
Pelatihan bagi 15 warga terdampak COVID-19 yang masing-masing berada di Kecamatan Periuk, Cibodas, dan Karawaci ini berlangsung selama 16 sampai 18 November 2020.
"Kami menyambut baik kerjasama dengan Dinas Sosial untuk memberdayakan masyarakat Kota Tangerang," ujar Yopy Perdana Kusuma, pendiri DKapster, Kamis (19/11/2020).
Yopy mengatakan para trainer dari DKapster yang memberikan pelatihan ini sangat kompeten karena telah memiliki sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Warga Kota Tangerang yang telah menerima pelatihan terkait cukur rambut tersebut langsung menjadi mitra DKapster.
"Tapi tetap nanti mereka akan dikembangkan dulu kemampuannya untuk menjadi pencukur rambut yang profesional," ucap Yopy.
Dia berharap para warga Kota Tangerang ini menjadi pencukur rambut yang profesional. Sehingga, dengan adanya pelatihan ini mampu memberdayakan masyarakat Kota Tangerang di tengah pandemi COVID-19.
"Diharapkan mereka nanti punya pekerjaan, skill mencukur rambut dan membantu perekonomiannya," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tangerang kini bisa bernapas lega.
TODAY TAGPerbaikan pada satu titik atap di area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang terdampak cuaca ekstrem telah berhasil diselesaikan Kamis 9 April 2026, pukul 07.00 WIB.
Dinas Pendidikan Kota Tangerang resmi membuka masa pendaftaran Pra Seleksi Penerimaan Murid Baru atau Pra SPMB Tahun Ajaran 2026.
Ancaman investasi bodong kini kian mengintai generasi muda di Banten. Minimnya pemahaman mengenai pengelolaan uang menjadi celah lebar bagi para oknum tak bertanggung jawab untuk menjerat mahasiswa ke dalam praktik keuangan ilegal yang merugikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews