Connect With Us

Tidak Diberi Uang Kebersihan, Sekelompok Pemuda Ngamuk di Warung Makan Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 November 2020 | 11:40

Seorang pelaku yang berjaker hitam saat memalak makan di Jalan Soleh Ali, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (27/11/2020) malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok pemuda mengamuk karena tidak diberi uang saat memalak warung makan di Jalan Soleh Ali, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (27/11/2020) malam.

Aksi premanisme ini terjadi saat warung makan hendak tutup. Ketika itu para pegawai tengah bersih-bersih. Lalu datang sekelompok pemuda yang berjumlah lebih dari lima orang.

Diduga dalam keadaan mabuk, mereka meminta uang dengan alasan untuk biaya membersihkan selokan. Namun, pegawai warung menolak memberikan uang, karena belum dapat izin dari atasan mereka.

"Katanya untuk kebersihan got. Kalau di sini mau ambil uang itu ya izin dulu, tapi dia maksa. Bilangnya udah ambil saja saya yang tanggung jawab," ujar Julham, salah satu pegawai warung makan seperti yang dilansir dari Inews, Jumat (27/11/2020).

Pelaku juga terus memaksa, hingga pegawai berniat melaporkan aksi pungutan uang pelaku kepada pengurus RT setempat. Mendenger ucapan itu, pelaku emosi lalu mengamuk dengan melempar dua kursi ke pegawai tersebut.

Saat ini kasus premanisme tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tangerang. Berdasarkan informasi pemalakan itu sudah sering jali terjadi kepada para pedagang di kawasan Jalan Soleh Ali. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Lagi, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Molen di Pasar Kemis Tangerang

Lagi, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Molen di Pasar Kemis Tangerang

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:01

Kecelakaan yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 13 Februari 2026.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill