Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Sekelompok pemuda mengamuk karena tidak diberi uang saat memalak warung makan di Jalan Soleh Ali, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (27/11/2020) malam.
Aksi premanisme ini terjadi saat warung makan hendak tutup. Ketika itu para pegawai tengah bersih-bersih. Lalu datang sekelompok pemuda yang berjumlah lebih dari lima orang.
Diduga dalam keadaan mabuk, mereka meminta uang dengan alasan untuk biaya membersihkan selokan. Namun, pegawai warung menolak memberikan uang, karena belum dapat izin dari atasan mereka.
"Katanya untuk kebersihan got. Kalau di sini mau ambil uang itu ya izin dulu, tapi dia maksa. Bilangnya udah ambil saja saya yang tanggung jawab," ujar Julham, salah satu pegawai warung makan seperti yang dilansir dari Inews, Jumat (27/11/2020).
Pelaku juga terus memaksa, hingga pegawai berniat melaporkan aksi pungutan uang pelaku kepada pengurus RT setempat. Mendenger ucapan itu, pelaku emosi lalu mengamuk dengan melempar dua kursi ke pegawai tersebut.
Saat ini kasus premanisme tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tangerang. Berdasarkan informasi pemalakan itu sudah sering jali terjadi kepada para pedagang di kawasan Jalan Soleh Ali. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews