Connect With Us

Theresia Ingin Budaya Pecinan di Kota Tangerang Dikembangkan

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 29 November 2020 | 18:53

Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang sebaiknya mengembangkan potensi budaya pecinan. Sebab, Kota Tangerang memiliki sejarah yang kuat akan kampung cina.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati. Dirinya mengatakan Pemerintah Kota Tangerang dapat mengembangkan potensi budaya pecinan menjadi destinasi wisata yang bisa menarik wisatawan.

“Peranakan Cina Benteng menjadi budaya dan bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata,” ujarnya dalam diskusi virtual tentang pandemi dan pariwisata Kota Tangerang yang diinisiasi Genpi Kota Tangerang, Minggu (29/11/2020).

Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati.

Politisi PSI ini menyebut Kota Tangerang melekat dengan budaya Cina Benteng. Realisasi wisata salah satunya dengan menggelar Lomba Pehcun setiap tahun. Namun, menurut dia, budaya Cina Benteng masih belum dikembangkan secara maksimal sebagai destinasi wisata.

“Secara geografis Kota Tangerang tidak mempunyai potensi yang bisa dikembangkan terkait wisata. Mau enggak mau, yang kita gali adalah dari potensi wisata budaya yang kita punya,” kata perempuan keturunan Tionghoa ini.

Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati saat diskusi virtual tentang pandemi dan pariwisata Kota Tangerang yang diinisiasi Genpi Kota Tangerang, Minggu (29/11/2020).

Dia menyampaikan alasan wisata Cina Benteng menjadi menarik bagi wisatawan. Menurutnya dalam setahun, ada minimal 100 grup rombongan wisatawan Indonesia yang berkunjung untuk menikmati wisata pecinan di negeri Cina. Tentu jika ada wisata pecinan di Kota Tangerang, kata dia, para wisatawan lokal tak perlu harus jauh-jauh pergi ke Cina.

“Kita di Kota Tangerang bisa menggali budaya-budaya yang ada sebagai keanekaragaman untuk juga bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara termasuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah),” ungkapnya.

Theresia berharap Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mampu mengembangkan budaya Cina Benteng menjadi destinasi wisata seperti mewujudkan adanya suatu museum yang diisi dengan seputar sejarah Cina Benteng.

“Jangan sampai kekayaan budaya yang kita punya ini disia-siakan. Jika dikelola dengan baik, Tangerang bisa menjadi salah satu pusat wisata sejarah di Indonesia,” pungkasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Festival Cisadane 2026 Usung Tema “Flowing Heritage, Growing Courage”, Angkat Budaya dan Ekonomi Lokal

Festival Cisadane 2026 Usung Tema “Flowing Heritage, Growing Courage”, Angkat Budaya dan Ekonomi Lokal

Senin, 13 Juli 2026 | 19:20

Agenda budaya tahunan terbesar di Kota Tangerang, Festival Cisadane 2026 akan digelar mulai 22 hingga 26 Juli 2026 dengan mengangkat tema “Flowing Heritage, Growing Courage”.

KAB. TANGERANG
Tragis! Pengemudi Ojol Tewas Dirampok saat Tidur di Pangkalan Dadap, Pelaku Gasak Motor dan Ponsel

Tragis! Pengemudi Ojol Tewas Dirampok saat Tidur di Pangkalan Dadap, Pelaku Gasak Motor dan Ponsel

Senin, 13 Juli 2026 | 21:02

Sebuah peristiwa tragis menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Agus, warga asal Kosambi, Kabupaten Tangerang.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill