Connect With Us

Jumlah Penderita HIV/AIDS di Kota Tangerang Didominasi Pasangan Sejenis 

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 1 Desember 2020 | 18:21

Ilustrasi HIV/AIDS. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyampaikan jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Hubungan seks sesama jenis pun menjadi faktor penularan virus tersebut. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tangerang, Indri Bevy mengatakan, selama lima tahun terakhir jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) naik turun. 

Pada September 2020 terdapat 154 orang, kemudian pada 2019 ada 232. Lalu berjumlah 157 orang pada 2018, 124 untuk 2017 serta 105 orang pada 2016. 

Menurutnya, seks bebas yang disertai tanpa  alat pengaman atau kondom sangat berpotensi terinveksi AIDS. Apalagi ganti-ganti pasangan. Ditambah yang berhubungan seks dengan sesama jenis. 

"Iya sesama jenis, jadi hubungan seks tidak aman baik itu sesama jenis dan tukar-tukar pasangan. Karena faktor risikonya MSM (man sex man)," ujarnya, Selasa (1/12/2020). 

Adapun dari jumlah data ODHA tersebut tidak ada kasus bayi yang terinfeksi dari ibunya yang positif. Sebab, pada saat masa kehamilan sang ibu mendapat instruksi dari dokter untuk selalu memeriksa dan mengkonsumsi obat untuk mencegah anaknya terinfeksi. 

"Yang dari ibu ke anak belum ada, kan kita ada kegiatan triple eliminasi pada ibu hamil. Jadi kita melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil itu langsung kita kasih obat," ungkapnya. 

Kemudian bagi ODHA diharapkan terus mengkonsumsi obat rejimen anti-retroviral (ARV). Obat tersebut berfungsi untuk menambah daya tahan tubuh sehingga masa hidup penderita AIDS dapat lebih panjang. 

"Diharapkan mereka meminum obat ARV seumur hidup dan selalu kontrol, mereka harus berperilaku yang baik tidak pakai narkoba lagi, sex bebas lagi," imbuhnya. 

Bertepatan dengan Hari AIDS sedunia, Bevy berharap mereka tetap semangat dan tidak kembali ke kehidupan yang abnormal. 

Kemudian, bagi masyarakat diharapkan untuk tidak berstigma negatif pada penderita virus ini. 

"Jangan distigma macam-macam. Mereka adalah saudara-saudara kita juga dan terakhir jangan berperilaku yang berisiko. Rangkul dan beri semangat buat mereka," pungkasnya. (RED/RAC)

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill