Connect With Us

Diresmikan, Kampung Tangguh Jaya Lengkapi Upaya Antisipasi Penyebaran COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 8 Desember 2020 | 18:24

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah beserta rombongannya saat meninjau Kampung Tangguh Jaya di Komplek Perumahan Sekretariat Negara RW. 03, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Kampung tematik yang menunjang program pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di Kota Tangerang makin bertambah. 

 

Teranyar, Kampung Tangguh Jaya di Komplek Perumahan Sekretariat Negara RW 03, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang diresmikan, Selasa (8/12/2020). 

 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, Kampung Tangguh Jaya yang merupakan inisiasi dari Polda Metro Jaya dibentuk menjadi kolaborasi jajaran Kepolisian dan Pemerintah Kota Tangerang. 

"Sebelumnya di Kota Tangerang sudah ada Kampung Siaga Corona dan semakin lengkap dengan Kampung Tangguh Jaya," jelas Arief dalam acara peresmian yang dilakukan Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran secara virtual. 

 

Arief menambahkan, Kota Tangerang siap mendukung upaya yang dilakukan oleh Polri melalui Polres Metro Tangerang Kota, serta Kodim 0506 untuk bersinergi dalam upaya menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Tangerang. 

 

"Yang terpenting adalah upaya untuk melindungi masyarakat. Karena memang sedang terjadi kenaikan kasus positif di wilayah Kota Tangerang," ungkap Arief. 

 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Heriyanto menjelaskan, dipilihnya RW 03 di Komplek Perum Sekneg tersebut sebagai salah satu lokasi Kampung Tangguh Jaya, lantaran tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut ke wilayah DKI Jakarta. 

 

"Selain itu tentunya untuk meminimalisir penyebaran COVID-19," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.

NASIONAL
Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:17

Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill