Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com—Program angkutan kota (angkot) bernama Si Benteng yang mangkrak segera diparipurnakan DPRD dengan Pemkot Tangerang. Hal itu terjadi setelah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya kesal, angkot tersebut mangkrak setelah Pemkot Tangerang membelinya sejak lama.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto saat menemui para mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung Puspemkot Tangerang, Selasa (8/12/2020).
"Harapan saya rencana Kamis kami paripurnakan. Kita berharap prosesnya bisa dilakukan pelelangan," jelasnya.
Turidi menyebut DPRD akan tetap melakukan pengawasan dan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) untuk pengoperasi Si Benteng ini sesuai fungsinya.
"Kemarin sudah kita pansuskan. Hanya memang belum kita paripurnakan, karena harus menunggu fasilitasi dari provinsi. Allhamdulillah, dari provinsi sudah ada dan harus diparipurnakan seperti itu," katanya.
Turidi mengapresiasi para mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Tangerang Raya yang peduli dengan angkot Si Benteng karena diduga memicu tindak korupsi.
"Saya kira sebenarnya bagus kita butuh kontrol dari mahasiswa sebagai kontrol sosial atas kebijakan pemerintah daerah soal angkot Si Benteng yang mangkrak sampai hari ini," ungkapnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar saat menemui mahasiswa mengaku, masih terdapat sejumlah aturan yang belum rampung untuk mengoperasikan mobil Si Benteng itu. Namun, dirinya berjanji dalam waktu dua pekan mendatang segera dioperasikan.
"Dua minggu ke depan akan segera dioperasikan," pungkasnya.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGMenonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews