Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mencanangkan Program City Recovery pada APBD 2021, untuk menanggulangi dampak Pandemi COVID-19.
Kepala Bappeda Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan, dana penanganan dampak COVID-19 telah dialokasikan kepada berbagai bidang.
Untuk tahun 2021, urusan pendidikan dialokasikan sekitar 21,88%, dan urusan kesehatan 14,12% dari APBD, termasuk untuk pengadaan obat atau vaksin dalam penanganan COVID-19.
"Ini kami alokasikan untuk operasional penanganan COVID, termasuk untuk biaya obat dan vaksin," katanya, Kamis (10/12/2020).
Pada bidang pemberdayaan usaha mikro dibentuk program pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro, dalam bentuk fasilitasi dan pelatihan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM.
"Mereka yang terdampak pandemi, kami bantu permodalan sehingga mereka bisa memilih jalan wiraswasta. Untuk yang sudah memulai usaha, kami beri pelatihan untuk memasarkan produknya via online. Upaya ini sudah kami lakukan dan akan terus digulirkan pada 2021," ungkapnya.
Sementara itu, untuk penanggulangan bencana dan kebutuhan kemanusiaan, dialokasikan pada Dinas Sosial Kota Tangerang, bersama-sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
"Disamping itu, kami juga menyiapkan belanja tak terduga sebesar Rp40 miliar," imbuh pria yang akrab disapa Ugi ini.
Adapun pada sektor pendidikan, befokus memfasilitasi sarana pendidikan dalam penyediaan akses internet bagi masyarakat yang tidak mampu dalam proses belajar.
"Kami melanjutkan program dimaksud yang sudah dilakukan tahun ini, untuk menunjang pembelajaran warga tidak mampu di masa pandemi. Kami juga menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi tidak mampu yang tinggal di Kota Tangerang," kata Ugi.
Sedangkan pembangunan infrastruktur atau aksesibilitas perkotaan juga menjadi program prioritas di tahun 2021.
Selain jalan lingkungan, rencananya juga dilakukan rehabilitasi jalan-jalan besar yang merupakan jalan protokol melalui anggaran operasional dan pemeliharaan pada Dinas PUPR.
"Kalau pembangunan jalan dampaknya bisa menyebar ke seluruh kota dan sebagai salah satu sarana yang selalu digunakan oleh kita semua," pungkas Ugi.(ADV)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGMasyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews