Connect With Us

Program City Recovery Jadi Prioritas Pemkot Tangerang 2021

Advertorial | Kamis, 10 Desember 2020 | 09:48

Kepala Bappeda Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mencanangkan Program City Recovery pada APBD 2021, untuk menanggulangi dampak Pandemi COVID-19.

Kepala Bappeda Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan, dana penanganan dampak COVID-19 telah dialokasikan kepada berbagai bidang.

Untuk tahun 2021, urusan pendidikan dialokasikan sekitar 21,88%, dan urusan kesehatan 14,12% dari APBD, termasuk untuk pengadaan obat atau vaksin dalam penanganan COVID-19.

"Ini kami alokasikan untuk operasional penanganan COVID, termasuk untuk biaya obat dan vaksin," katanya, Kamis (10/12/2020).

Pada bidang pemberdayaan usaha mikro dibentuk program pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro, dalam bentuk fasilitasi dan pelatihan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM.

"Mereka yang terdampak pandemi, kami bantu permodalan sehingga mereka bisa memilih jalan wiraswasta. Untuk yang sudah memulai usaha, kami beri pelatihan untuk memasarkan produknya via online. Upaya ini sudah kami lakukan dan akan terus digulirkan pada 2021," ungkapnya.

Sementara itu, untuk penanggulangan bencana dan kebutuhan kemanusiaan, dialokasikan pada Dinas Sosial Kota Tangerang, bersama-sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

 

"Disamping itu, kami juga menyiapkan belanja tak terduga sebesar Rp40 miliar," imbuh pria yang akrab disapa Ugi ini.

Adapun pada sektor pendidikan, befokus memfasilitasi sarana pendidikan dalam penyediaan akses internet bagi masyarakat yang tidak mampu dalam proses belajar.

"Kami melanjutkan program dimaksud yang sudah dilakukan tahun ini, untuk menunjang pembelajaran warga tidak mampu di masa pandemi. Kami juga menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi tidak mampu yang tinggal di Kota Tangerang," kata Ugi.

Sedangkan pembangunan infrastruktur atau aksesibilitas perkotaan juga menjadi program prioritas di tahun 2021.

Selain jalan lingkungan, rencananya juga dilakukan rehabilitasi jalan-jalan besar yang merupakan jalan protokol melalui anggaran operasional dan pemeliharaan pada Dinas PUPR.

"Kalau pembangunan jalan dampaknya bisa menyebar ke seluruh kota dan sebagai salah satu sarana yang selalu digunakan oleh kita semua," pungkas Ugi.(ADV)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Kerahkan Pasukan Ngider Sehat Sisir Stunting Sampai ke Gang Sempit

Pemkot Tangsel Kerahkan Pasukan Ngider Sehat Sisir Stunting Sampai ke Gang Sempit

Selasa, 23 Juni 2026 | 20:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) semakin agresif dalam menekan angka stunting, dengan memperkuat kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kader kesehatan, hingga layanan kesehatan berbasis masyarakat

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BANTEN
Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:56

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan 50 ruas jalan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill