Connect With Us

Pendonor Plasma Konvalesen di Kota Tangerang Masih Minim

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Desember 2020 | 15:14

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang saat memberi pelayanan donor darah plasma konvalesen yang dilakukan oleh penyintas COVID-19 atau pasien COVID-19 yang telah sembuh, Kota Tangerang, Senin (21/12/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang telah membuka pelayanan donor darah plasma konvalesen sejak 12 Desember 2020. Namun, jumlah pendonor masih minim.

“Antusias pendonor masih minim. Sejak dibuka, sekarang baru 20-an pendonor, tapi yang lolos sekitar 10-an,” ujar Ade Kurniawan, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Senin (21/12/2020).

Donor plasma darah ini hanya dapat dilakukan oleh penyintas COVID-19 atau pasien COVID-19 yang telah sembuh.

Layanan ini diadakan untuk membantu para pasien COVID-19 yang masih dirawat di rumah sakit wilayah Kota Tangerang. 

Meskipun masih minim, hasil donor plasma konvalesen sudah mulai didistribusikan ke sejumlah rumah sakit sesuai permintaan.

Adapun untuk menanggapi masih minimnya jumlah pendonor plasma konvalese, PMI Kota Tangerang tengah menjalin kerjasama dengan dinas kesehatan serta rumah sakit swasta.

Kerjasama tersebut juga termasuk untuk menyosialisasikan donor plasma konvalesen kepada warga terutama penderita COVID-19.

“Kami juga memberikan sosialisasi serta edukasi kepada pendonor yang melakukan donor darah plasma di pelayanan kami,” jelas Ade.

Untuk warga Tangerang Kota yang hendak mendonorkan plasma darahnya, layanan donor plasma darah ini dibuka setiap hari di pelayanan donor darah PMI di Jalan Mayjen Sutoyo No 15 Kota Tangerang.

Layanan dibuka mulai pukul 08.00 dan tutup pukul 22.00 WIB. Ade mengaku PMI Kota Tangerang siap menerima dan melayani berapapun pendonor plasma darah yang ada. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill