Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang menyetujui penerapan sekolah tatap muka pada Januari 2021 ditunda.
Hal ini dilakukan sesuai dengan rapat evaluasi tentang pendidikan se-Provinsi Banten.
"Ya kemarin sudah ada pembahasan dari provinsi maupun juga dengan dinas pendidikan di seluruh Provinsi Banten, di mana kesimpulannya kemarin akan menunda pelaksanaan tatap muka dan ini akan terus dievaluasi seiring dengan perkembangan pandemi COVID-19 yang ada," ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman, Rabu (23/12/2020).
Adapun yang menjadi pertimbangan sekolah tatap muka di Kota Tangerang ditunda karena perkembangan pandemi COVID-19 yang belum mereda.
Seperti diketahui, wilayah Kota Tangerang saat ini masih berstatus zona merah penyebaran COVID-19. Tingkat pandemi COVID-19 yang ada di wilayah masing-masing ini menjadi bahan pertimbangan.
"Termasuk juga kan nanti ada pembahasan kembali dengan orang tua, komite sekolah maupun juga dengan lingkungan di sekitarnya ini juga menjadi bahan pertimbangan," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan keputusan menunda belajar tatap muka dikeluarkan setelah pemprov membahasnya dengan ikatan dokter di Banten.
"Setelah mendengarkan keterangan dari berbagai pihak termasuk dengan IDI dan Ikatan Dokter Anak dan Perhimpunan Dokter Paru Banten. Kita berkesimpulan tatap muka per Januari ditunda karena berbagai pertimbangan," kata Wahidin, Selasa (22/12/2020). (RAZ/RAC)
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGTahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews