Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang menyetujui penerapan sekolah tatap muka pada Januari 2021 ditunda.
Hal ini dilakukan sesuai dengan rapat evaluasi tentang pendidikan se-Provinsi Banten.
"Ya kemarin sudah ada pembahasan dari provinsi maupun juga dengan dinas pendidikan di seluruh Provinsi Banten, di mana kesimpulannya kemarin akan menunda pelaksanaan tatap muka dan ini akan terus dievaluasi seiring dengan perkembangan pandemi COVID-19 yang ada," ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman, Rabu (23/12/2020).
Adapun yang menjadi pertimbangan sekolah tatap muka di Kota Tangerang ditunda karena perkembangan pandemi COVID-19 yang belum mereda.
Seperti diketahui, wilayah Kota Tangerang saat ini masih berstatus zona merah penyebaran COVID-19. Tingkat pandemi COVID-19 yang ada di wilayah masing-masing ini menjadi bahan pertimbangan.
"Termasuk juga kan nanti ada pembahasan kembali dengan orang tua, komite sekolah maupun juga dengan lingkungan di sekitarnya ini juga menjadi bahan pertimbangan," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan keputusan menunda belajar tatap muka dikeluarkan setelah pemprov membahasnya dengan ikatan dokter di Banten.
"Setelah mendengarkan keterangan dari berbagai pihak termasuk dengan IDI dan Ikatan Dokter Anak dan Perhimpunan Dokter Paru Banten. Kita berkesimpulan tatap muka per Januari ditunda karena berbagai pertimbangan," kata Wahidin, Selasa (22/12/2020). (RAZ/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews