Connect With Us

Wisuda Universitas Muhammadiyah Tangerang ke-12 Sabet Rekor MURI

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 26 Desember 2020 | 17:57

Perwakilan MURI Awan Rahargo saat menyerahkan piagam penghargaan MURI kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah dalam acara penutupan wisuda UMT ke-12 di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (26/12/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Penyelenggaraan wisuda Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) ke-12 yang digelar di tengah pandemi COVID-19 berhasil menorehkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI), dengan kategori wisuda sarjana secara bertahap kategori wisudawan terbanyak.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh perwakilan MURI Awan Rahargo kepada Rektor UMT Ahmad Amarullah dalam acara penutupan wisuda ke-12 UMT di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (26/12/2020).

Awan mengatakan, penghargaan MURI ini diberikan kepada UMT yang kedua kalinya setelah pada September 2020 lalu UMT menerima penghargaan MURI karena melakukan gerakan kampanye penerapan protokol kesehatan COVID-19 dalam acara Masta Propesa.

Kali ini, berdasarkan hasil selektif, wisuda ke-12 UMT merupakan yang paling superlatif dalam menyelenggarakan wisuda dengan wisudawan terbanyak yang digelar secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

 

“Diharapkan bahwa kegiatan wisuda ini bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya wisuda UMT-12 sehingga berjalan dengan lancar.

 

“Tentu kami juga sangat berterima kasih dan bangga atas penganugerahan MURI ini. Kegiatan wisuda bertahap dan diikuti oleh mahasiswa terbanyak selama hampir empat minggu dengan mematuhi prokes ini digelar sebagai kelanjutan komitmen kami dalam membantu program pemerintah, yaitu memutus mata rantai COVID-19,” ucapnya.

 

Dia menjelaskan, wisudawan UMT pada tahun ini berjumlah 3.546 orang. Menurutnya, prosesi wisuda digelar secara bertahap, yakni 34 sesi wisuda atau selama tanggal 5 sampai 26 Desember 2020.

 

“Wisuda ini bertahap dan blanded system. Jadi, untuk pembukaan dan penutupan hanya perwakilan wisudawan dari setiap fakultas yang hadir secara luring, sementara sisanya daring. Selain itu, bertahap setiap sesinya selama satu sampai dua jam dengan tetap menerapkan prokes secara ketat. Sehingga wisuda yang diikuti mahasiswa yang begitu banyak tidak menjadi klaster baru COVID-19,” jelasnya.

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill