Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com—Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo menyatakan, pihaknya anti dengan dinasti politik dalam pemilihan umum.
Pernyataan itu menanggapi latar belakang pemimpin di Banten yang berasal dari kalangan dinasti politik.
"Dinasti politik telah mengalihfungsikan partai politik," ujarnya setelah Musda V DPD PKS Kota Tangerang di Hotel Golden Tulip, Senin (28/12/2020).
Dia menyebut, partai politik seharusnya melahirkan calon-calon pemimpin, bukan memfasilitasi kaum elite yang terjun ke politik untuk menjadi pemimpin.
"PKS tidak setuju dengan dinasti politik. PKS senantiasa menjadi partai politik yang memproduksi kader menjadi pemimpin," ucapnya.
Arief juga mengaku, pihaknya optimis bakal mengusung calon kepala daerah dari kader PKS dalam kontestasi Pilkada mendatang.
Selain itu, PKS juga akan memperbanyak kursi di perlemen.
"Kami akan mengusung calon kepala daerah sendiri," katanya.
Sehingga, Arief menambahkan pihaknya ke depan semakin fokus meningkatkan kualitas dan kuantitas para kadernya.
"Nambah kader dan nambah suara, itu menjadi fokus perhatian. Kita akan memperbanyak kader sampai tingkat RW," pungkasnya. (RED/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews