Connect With Us

Jaksa Tangerang Tuntut Anak Buah John Key 3 Tahun Penjara

Redaksi | Jumat, 8 Januari 2021 | 16:13

| Dibaca : 544

Jaksa penuntut umum dalam persidangan di PN Tangerang dalam kasus penyerangan dan pengerusakan rumah Nus Key di Cluster Australia, Green Lake City yang terjadi pada 21 Juni 2020 lalu. (TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Jaksa penuntut umum menuntut tiga tahun dan dua tahun enam bulan penjara terhadap 22 terdakwa kelompok John Key.  

Mereka dituntut atas kasus penyerangan dan pengerusakan rumah Nus Key di Cluster Australia, Green Lake City yang terjadi pada 21 Juni 2020 lalu. 

Atas tuntutan tersebut, Kuasa Hukum terdakwa menyiapkan nota pembelaan atau pleidoi yang akan dibacakan pada sidang selanjutnya. 

Pada persidangan tersebut, sebanyak 22 terdakwa tidak dihadirkan dalam persidangan. Seluruhnya dilakukan secara virtual dari tahanan Polda Metro Jaya.  

Dalam berkas tuntutannya, sesuai fakta persidangan Jaksa menyatakan, ke-22 terdakwa bersalah telah melanggar pasal 170 ayat 2 KUHP karena terbukti secara sah dan meyakinkan, bersama sama melakukan penyerangan dan pengerusakan. 

Terdapat dua berkas berbeda dari dua kelompok anak buah John Key sebanyak 13 terdakwa di tuntut tiga tahun penjara. Sedangkan 9 terdakwa dituntut dua tahun enam bulan, karena memiliki peran berbeda.  

“Memang telah terjadi pengerusakan, tetapi tidak sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan jaksa,” ujar Kuasa Hukum para terdakwa, Isni Novianty.

BISNIS
Rekomendasi Kartu Kredit Bunga Rendah untuk Ibu Rumah Tangga

Rekomendasi Kartu Kredit Bunga Rendah untuk Ibu Rumah Tangga

Selasa, 13 Juli 2021 | 17:20

TANGERANGNEWS.com-Pengeluaran sedang membengkak ketika pandemi? Menggunakan kartu kredit bunga rendah mungkin bisa membantu Anda untuk menekan pengeluaran rumah tangga

OPINI
Sayangi Bumi mu dengan Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Sayangi Bumi mu dengan Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:16

TANGERANGNEWS.com-Hingga kini sampah plastik masih menjadi permasalahan di negeri kita Indonesia. Data Asosiasi Industri Plastik Indonesai (INAPLAS) dan Badan pusat statistik (BPS)

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab