Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang meresmikan beroperasinya fasilitas transportasi angkutan perkotaan baru yang dinamai "Si Benteng".
Wakil Wali Kota Sachrudin secara langsung meresmikan Si Benteng yang hadir sebagai sarana transportasi yang menjangkau area permukiman di sejumlah wilayah di Kota Tangerang.
"Semoga kehadiran Si Benteng bisa membantu mobilitas masyarakat serta menjadi solusi mengurangi kemacetan," ujarnya usai acara peresmian di GOR Dimyati, Kota Tangerang, Minggu (10/1/2021).
Selama sepekan ke depan, masyarakat bisa menikmati angkutan baru Si Benteng dengan fasilitas pendingin udara serta pengisian daya ponsel di tiap unit angkutan secara cuma-cuma.
"Seminggu ini digratiskan, setelah itu tarifnya flat jauh dekat cukup Rp2 ribu. Nantinya metode pembayarannya wajib menggunakan non tunai dan tidak bisa dengan uang cash," jelas Sachrudin.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan untuk metode pembayaran angkutan, selama masa sosialisasi hingga tiga bulan ke depan masyarakat masih diperkenankan untuk membayar secara tunai.

"Nanti supir akan memberikan struk sebagai bukti bayar, tapi disarankan untuk menggunakan non tunai," katanya.
Si Benteng memiliki kapasitas angkutan maksimal sebanyak 12 penumpang namun selama masa pandemi COVID-19 hanya boleh diisi 50% dari total kapasitas.
"Untuk naik dan turun penumpang sudah disediakan halte sebanyak 10 titik di tiap trayek," tegas Wahyudi.
Si Benteng melayani empat rute operasional diantaranya Taman Cibodas - Situ Bulakan PP, Gandasari - Gajah Tunggal PP, Gajah Tunggal - Kampung Ledug PP dan Terminal Cimone - Pasar Lama PP. Untuk jumlah armada yang tersedia sebanyak 80 unit Si Benteng.
"Tiap rute ada 18 armada dan 2 armada untuk storing," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGAplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews