Connect With Us

Rumah Sakit di Kota Tangerang Kebanyakan Swasta, Megawati: Orientasi Bisnis

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 15 Januari 2021 | 20:25

Theresia Megawati dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangerang saat diwawancarai di kantor KPU Kota Tangerang, Kamis (9/5/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati memberikan perhatian khusus terkait rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kota Tangerang yang jumlahnya hanya satu. Sementara rumah sakit swasta cukup banyak. 

Megawati menilai pelayanan kesehatan di Kota Tangerang sudah cukup berjalan dengan baik. Namun, keberpihakan pemerintah belum terlihat karena RSUD hanya satu. 

"Tapi kembali lagi jumlah penduduk kita hampir dua juta tapi RSUD kita hanya satu. Tentunya ini menjadi perhatian khusus dari kami," ujarnya kepada TangerangNews.com, Jumat (15/1/2021). 

Politisi Partai Solidaritas Indonesia itu mengungkapkan, RSUD hanya satu tentu tidak dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat Kota Tangerang. 

"Walaupun jika dijumlahkan (RS) swasta yang ada di Kota Tangerang yang jumlahnya 33. Ketersediaan ruang yang disediakan itu dapat meng-cover kebutuhan dalam arti cara presentase perbandingan sudah memenuhi standar kesehatan," katanya. 

"Tetapi, karena sebagian besar warga Kota Tangerang masih mengandalkan BPJS dalam pelayanan kesehatan. Tentunya pelayanan kesehatan yang diberikan swasta sangat lah berbeda dari pelayanan yang diberikan RSUD," imbuh Megawati. 

Menurut Megawati, keberadaan RSUD sangat berperan dalam memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat. 

Sebab, RSUD memberikan pelayanan secara penuh untuk kepentingan masyarakat tanpa mencari keuntungan secara financial. 

"Kita bukan perusahaan yang mencari keuntungan dari pelayanan kesehatan, beda dengan RS swasta mungkin orientasi bisnis mereka di bidang kesehatan," jelasnya. 

Ketersediaan tempat tidur di rumah sakit milik Pemerintah Kota Tangerang memang sangat dibutuhkan masyarakat. 

Dia juga merespons rencana Pemerintah Kota Tangerang yang ingin melakukan peningkatan status Puskesmas menjadi rumah sakit tipe D. 

Menurutnya, rencana kebijakan ini cukup relevan untuk mengantisipasi kekurangan tempat tidur di RSUD saat ini. 

"Hal ini untuk mengantisipasi kekurangan dengan bed saat ini terjadi di Kota Tangerang, terutama karena RSUD kita cuma satu. Minimal dengan peningkatan upgrade dari puskesmas menjadi RS tipe D bisa menambah ketersediaan ruang untuk melayani kebutuhan masyarakat, terutama di daerah yang agak jauh dari rumah sakit umum yang ada di Kota Tangerang ini," katanya. 

Meskipun demikian, Megawati tetap mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk membangun dua RSUD baru sebagai strategi jangka panjang dalam menanggapi kurangnya ketersediaan tempat tidur. 

Terlebih, terkait Permenkes 43 tahun 2019 bahwa Menteri Kesehatan telah mengutarakan Puskesmas akan dikembalikan ke fungsi asalnya, yakni fungsi preventif dan promotif. 

"Hal ini tentunya mewajibkan puskesmas itu tidak boleh untuk rawat inap, dan informasi ini kami dapatkan dari dinas kesehatan sendiri, bahwa memang Menkes mengembalikan fungsi dari pada puskesmas hanya untuk fungsi preventif dan promotif," paparnya. 

"Minimal tambah dua RSUD. Tentunya dengan adanya RSUD bisa membantu pelayanan itu untuk menglengkapi kebutuhan apalagi di masa pendemi," pungkasnya. (RED/RAC)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Terapkan WFH Sampai 30 Maret, Kinerja ASN Dipantau Lewat Sistem Digital

Pemkot Tangsel Terapkan WFH Sampai 30 Maret, Kinerja ASN Dipantau Lewat Sistem Digital

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 30 Maret 2026.

KOTA TANGERANG
Update Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran 2026 di Kota Tangerang, Ini Daftarnya

Update Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran 2026 di Kota Tangerang, Ini Daftarnya

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:50

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan harga komoditas pangan pokok usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terpantau stabil.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill