MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Para pegawai Kejasaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang membagikan ratusan masker dan nasi kotak kepada masyarakat terdampak COVID-19, Senin (18/01/2021).
Kegiatan bagian dari program 'Senin Peduli' yang langsung dipimpin oleh kepala Kejaksaan Negeri kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana diikuti para pegawainya.
Pejabat penegak keadilan ini telah membagikan sejumlah masker dan nasi kotak kepada warga masyarakat terdampak Covid-19 dibeberapa lokasi dan tempat.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pembagian masker dan makanan ini diantaranya Pasar Anyar, Halan Kali Pasir, Jalan Daan Mogot, dan Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna.
"Ada sekitar 100 nasi kotak berikut masker kita berikan kepada pemulung, ojek online, tukang becak," ujar Kepala Kejaksaan Negeri kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana.
Selain membagikan masker dan nasi kotak, pihaknya juga terus menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat aktivitas di luar rumah.
"Apalagi ini kan masih di tengah massa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Jadi saya berharap semua mematuhi prokes," imbuh Dewa.
Kejari Kota Tangerang menegaskan akan berkomitmen menggelar kegiatan serupa meski di tengah tugas pokoknya.
"Mudah-mudahan kegiatan yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi warga terdampak COVID-19, serta bisa menekan angka sebaran virus di Kota Tangerang," pungkas Dewa.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews