Kepala UPT RPH Sugeng Priyono Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Aksi mogok berjualan yang dilakukan pedagang daging sapi mengakibatkan tidak ada aktifitas pemotongan sapi di rumah pemotongan hewan, yang berlokasi di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (19/1/2020).
Padahal, biasanya dalam satu hari RPH milik Pemkot Tangerang ini mampu melayani pemotongan 30 ekor sapi, dimana daging sapi didistribusikan ke seluruh pedagang pasar tradisional setempat.
Kepala UPT RPH Sugeng Priyono mengaku pelayanan pemotongan tetap dibuka dan dirinya masih menunggu meski hingga kini belum ada pasokan sapi dari mitra.
"Aktifitas pemotongan sapi terakhir pada malam kemaren dan telah didistribusikan ke pedagang," katanya.
Sementara itu, sapi yang berada di kandang sementara merupakan milik mitra, namun belum ada pemesanan pemotongan dari pedagang.
Pasalnya, pedagang daging sapi di wilayah Kota Tangerang memutuskan mogok berjualan mulai hari Rabu hingga Jumat mendatang.
Hal ini sebagai bentuk kekecewaan atas naiknya harga sapi yang dinilai tidak wajar dan membuat pedagang kesulitan menjual dengan harga tinggi, di tengah menurunnya daya beli masyarakat dampak pandemi COVID-19.
Saat ini, harga daging sapi di pasaran dijual seharga Rp120 ribu hingga Rp130 ribu per kilogramnya.
Padahal harga normalnya dijual seharga Rl100 ribu hingga Rp110 ribu per kilogramnya. (RAZ/RAC)
Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.