Connect With Us

Bangli di Situ Cipondoh Tangerang Segera Dibongkar

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 Januari 2021 | 18:31

Bangunan liar (bangli) di kawasan Situ Cipondoh, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Bangunan liar (bangli) di kawasan Situ Cipondoh, Kota Tangerang segera dibongkar Pemerintah Provinsi Banten. Hal itu dilakukan karena banyak oknum yang memanfaatkan lahan ini untuk kepentingan pribadi. 

 

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, keberadaan Situ Cipondoh saat ini mulai mengkhawatirkan. Sebab, banyak oknum yang memanfaatkan lahan untuk kepentingan pribadi, sehingga luas dari Situ Cipondoh pun mulai berkurang. 

 

"Nanti mau dibongkar itu bangunan-bangunan yang ada dipinggir Situ Cipondoh. Sebab, Situ Cipondoh berada dibawah naungan Pemerintah Provinsi Banten," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/1/2021). 

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini menyebut, jangan sampai luas dari Situ Cipondoh yang menjadi daya tampung air semakin berkurang akibat ulah oknum. 

 

"Kita sedang menata Situ Cipondoh, dan situ-situ yang ada di Provinsi Banten. Dengan penataan yang baik tentunya keberadaan situ pun semakin terjaga, dan terhindar dari para oknum untuk kepentingan pribadi," jelasnya. 

Gubernur juga akan melaporkan ke Kejaksaan atas dugaan pemanfaatan aset negara secara ilegal oleh para pengembang dan masyarakat. 

 

"Di Banten itu sekitar 63 sampai 67 situ, dan paling banyak itu di Kota Tangerang Selatan," ucapnya. 

 

Dia menambahkan, sebenarnya pemerintah daerah tidak melarang pemanfaatan situ ataupun lahan-lahan milik pemerintah. Tapi, masyarakat ataupun pengembang harus meminta izin secara resmi pemanfaatan lahan tersebut. 

 

"Tidak boleh ilegal begitu. Masyarakat atau pengembang harus mengajukan secara resmi HGU HPL kepada pemerintah. Sehingga, pemerintah akan memberi aturan seperti  boleh ataupun tidak dilakukan  pemanfaatan lahan. Dan, konservasi lingkungan tetap berjalan dan aset pemerintah tersebut juga bisa jadi sumber Pendapatan Asli Daerah," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill