KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Oleh: Muhamad Wahfi Indrawan
TANGERANGNEWS.com-Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan dalam skala yang luas dan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota serta dapat dinikmati oleh seluruh warga.
Oleh karena itu, Pemerintah kota Tangerang sendiri memanfaatkan lokasi-lokasi yang cocok untuk dinikmati oleh seluruh warganya dengan suasana yang nyaman, asri dan sejuk contohnya seperti Taman Prestasi.

Terletak di Jalan Jend Ahmad Yani, RT2/RW1, Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, lebih tepatnya di dekat Lapangan Ahmad Yanu.
Taman ini menjadi pusat paru-paru kota yang dihiasai dengan berbagai macam tanaman dan banyaknya pepohonan yang sangat berguna bagi seluruh warga.
Taman Prestasi banyak difungsikan untuk bermacam kegiatan oleh warga seperti bermain, berolahraga ataupun belajar.
Berbagai macam kalangan dari yang anak-anak hingga orang tua datang ke sini. Mereka melakukan berbagai macam kegiatan seperti, bermain, berekreasi, dan belajar bersama

“Saya ke sini lebih enak sore sih, memang suasananya yang nyaman enak sambil ngobrol dan ngopi sama temen. Atau kadang kalau capek jogging tuh ke sini dulu mampir istirahat sebentar," ujar o banyaknya pembangunan hal ini juga dapat mengancam keberadaan taman-taman yang ada di Kota Tangerang.
Maka jika masyarakat berkunjung diharapkan tetap menjaga kebersihan dan kenyaman yang ada, serta menaati peraturan-peraturan yang telah disediakan.
Tidak hanya bagi Taman Prestasi saja tapi bagi taman-taman atau objek wisata Tangerang lainnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews