Connect With Us

Cintai Kota, Disbudparman Kota Tangerang Ajak Masyarakat Tanam Eucalyptus & Tabebuia

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Februari 2021 | 17:12

Kegiatan penanaman pohon Eucalyptus & Tabebuia di Cipondoh. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang mengajak masyarakat turut melakukan penanaman pohon sebagai bentuk menjaga lingkungan. 

 

Kepala Bidang Pertamanan Disbudparman Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra mengatakan, pihaknya secara seremoni telah melakukan penanaman pohon di Cipondoh hari ini. 

 

"Ya, kami sudah tanamkan pohon untuk menjaga lingkungan. Ada 2.800 pohon yang kami tanam dengan fokus penanaman di kecamatan," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (5/2/2021). 

Sebanyak 2.800 pohon tersebut terdiri dari jenis Eucalyptus berjumlah 2.150 dan Tabebuia Rosea berjumlah 650. 

 

Menurutnya, pohon jenis Eucalyptus ditanam di daerah sepadan sungai, sepadan danau atau rawa, kawasan industri, hutan kota, dan kawasan banjir. 

 

Sedangkan jenis Tabebuia Rosea di kawasan pemukiman, ruang terbuka hijau publik, median jalan, taman lingkungan, halaman kantor, dan pulau-pulau jalan. 

"Adapun fungsi utama Eucalyptus sebagai penyerap polutan dan pencegah longsor. Dan Tabebuia Rosea memiliki fungsi utama sebagai tanaman estetik atau hias dan penyerap karbon," jelas Hendri. 

 

Hendri menambahkan alasan menggencarkan penanaman pohon ini dalam rangka memperingati HUT ke-28 Kota Tangerang. 

 

Selain itu, melalui penanaman pohon juga pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk mencintai Kota Tangerang. 

 

Sebab, penanaman pohon dapat memberikan beragam manfaat terhadap lingkungan. 

 

Seperti bermanfaat sebagai penyerap karbon dan polutan, mencegah banjir, erosi dan unsur estetik bagi lingkungan. 

 

"Harapannya semoga Kota Tangerang diusia yang ke-28 semakin hijau, udara dan lingkungannya bersih, dan masyarakatnya aktif, maju dan sejahtera. Mari sama-sama kita cintai kota ini," pungkasnya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill