Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang mengajak masyarakat turut melakukan penanaman pohon sebagai bentuk menjaga lingkungan.
Kepala Bidang Pertamanan Disbudparman Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra mengatakan, pihaknya secara seremoni telah melakukan penanaman pohon di Cipondoh hari ini.
"Ya, kami sudah tanamkan pohon untuk menjaga lingkungan. Ada 2.800 pohon yang kami tanam dengan fokus penanaman di kecamatan," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (5/2/2021).
Sebanyak 2.800 pohon tersebut terdiri dari jenis Eucalyptus berjumlah 2.150 dan Tabebuia Rosea berjumlah 650.
Menurutnya, pohon jenis Eucalyptus ditanam di daerah sepadan sungai, sepadan danau atau rawa, kawasan industri, hutan kota, dan kawasan banjir.
Sedangkan jenis Tabebuia Rosea di kawasan pemukiman, ruang terbuka hijau publik, median jalan, taman lingkungan, halaman kantor, dan pulau-pulau jalan.

"Adapun fungsi utama Eucalyptus sebagai penyerap polutan dan pencegah longsor. Dan Tabebuia Rosea memiliki fungsi utama sebagai tanaman estetik atau hias dan penyerap karbon," jelas Hendri.
Hendri menambahkan alasan menggencarkan penanaman pohon ini dalam rangka memperingati HUT ke-28 Kota Tangerang.
Selain itu, melalui penanaman pohon juga pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk mencintai Kota Tangerang.
Sebab, penanaman pohon dapat memberikan beragam manfaat terhadap lingkungan.
Seperti bermanfaat sebagai penyerap karbon dan polutan, mencegah banjir, erosi dan unsur estetik bagi lingkungan.
"Harapannya semoga Kota Tangerang diusia yang ke-28 semakin hijau, udara dan lingkungannya bersih, dan masyarakatnya aktif, maju dan sejahtera. Mari sama-sama kita cintai kota ini," pungkasnya.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGJenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews