Connect With Us

RM Jagarawa Klaim Terapkan Prokes Secara Ketat

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Februari 2021 | 16:33

Suasana Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh saat penyemprotan cairan disinfektan, Kota Tangerang, Senin (8/2/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengeklaim telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan COVID-19. 

Operasional Manager RM Jagarawa Amarulloh mengatakan, selama pemberlakuan PSBB kapasitas pengunjung di restoran ini dibatasi, yakni hanya 35 persen dari total kapasitas. 

"Selama PSBB kami tidak menerima event-event baik wedding ataupun sebagainya. Jam operasional juga sampai pukul 20.00 WIB," ujarnya saat dihubungi TangerangNews, Senin (8/2/2021). 

Suasana Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (8/2/2021).

Menurutnya, tanda pembatas untuk social distancing juga sudah terpasang di setiap meja maupun kursi makan. 

"Untuk di area tepi danau sebenarnya sudah ada bacaan jaga jarak. Cuma karena dua hari hujan pada copot. Tapi sudah kami pasang lagi," katanya. 

Suasana Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (8/2/2021).

Baca Juga :

Amar tak menampik jika para pengunjung pada Minggu (7/2/2021) kemarin sore di area tepi danau RM Jagarawa tidak menjaga jarak. 

Suasana Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh yang menyediakan tempat cuci tangan, Kota Tangerang, Senin (8/2/2021).

"Pengunjung kan bilang ini hanya keluarga yang notabene tahu kesehatannya. Tapi tetap kami lakukan pembatasan jaga jarak," tuturnya. 

Amar mengungkapkan, poster-poster imbauan penerapan protokol kesehatan pun terpasang di hampir setiap sudut terutama di area masuk restoran. 

Suasana Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh yang menerapkan protokol kesehatan, Kota Tangerang, Senin (8/2/2021).

"Poster imbauan sudah terpasang. Begitu juga penerapannya. Jadi, kalau pengunjung datang kami minta untuk cuci tangan, cek suhu, dan jaga jarak. Terus secara berkala semua area kami semprot disinfektan," ungkapnya. 

Amar menambahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas COVID-19 terkait pemberlakuan protokol kesehatan COVID-19 di rumah makan ini. 

Suasana Rumah Makan (RM) Jagarawa di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (8/2/2021).

"Kami kordinasi aktif dengan tim gugus. Restoran ini tidak ada kaitannya dengan Gubernur Banten. Pada prinsipnya kami tetap mengikuti aturan pemerintah, baik pusat, daerah, maupun kota," pungkasnya. (RED/RAC)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

KOTA TANGERANG
Tampung Warga Ciledug dan Larangan, Gubernur Banten Dorong Penambahan Rombel di SMKN 12 Kota Tangerang

Tampung Warga Ciledug dan Larangan, Gubernur Banten Dorong Penambahan Rombel di SMKN 12 Kota Tangerang

Senin, 13 Juli 2026 | 21:44

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti tingginya kebutuhan pendidikan di wilayah Ciledug dan Larangan, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill