Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com—Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Tengku Iwan menyerukan masyarakat untuk tidak takut vaksin COVID-19.
Menurutnya, vaksin tersebut merupakan salah satu cara untuk meminimalisir penularan COVID-19. Sebab, saat ini pandemi masih terus berlangsung dan kasusnya terus bertambah.
“Kita semua tidak usah takut, kekhawatiran kita semua telah terjawab dengan keluarnya uji klinis dari lembaga yang kita percaya yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” ujarnya, Jumat (12/2/2021).
Menurutnya, dari segi syariat soal kenyamanan umat Islam khususnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa mengenai kehalalan vaksin COVID-19 buatan Sinovac.
Fatwa ini dikeluarkan menyusul diterbitkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh BPOM, pada Senin (11/1/2021) lalu.
“Sudah keluar dari MUI, dan kalau dari lembaga sekelas MUI tidak dipercaya, kemana lagi kita harus percaya. Itu kan yang jadi sandaran kita,” jelasnya.
Tengku menambahkan, vaksinasi ini sudah mulai berjalan, dari Presiden, kepala daerah, dan para tenaga kesehatan (nakes), kemudian akan menyusul untuk TNI-Polri. Hasilnya pun tidak ada masalah.
“Mengenai tentang ini bukan satu-satunya obat, ya kita paham. Tapi ini satu dari sekian banyak cara. Bahkan kami dari PKS sudah ada himbauan dari dewan syariah harus menyosialisasikan pentingnya vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat,” pungkasnya.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews