Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com—Puluhan warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda kembali turun aksi ke jalan. Mereka membangun posko di depan Pengadilan Negeri Tangerang sambil meminta bantuan kepada para pengendara, Selasa (16/2/2021).
Mereka masih belum mendapat kejelasan setelah rumahnya digusur untuk proyek Tol JORR II. Warga yang mengatasnamakan kelompok mereka sebagai tim 27 ini masih belum mendapat uang ganti gusuran.

Koordinator warga, Dedi mengatakan, aksi meminta-minta ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
"Kami ngecrek (menggalang dana) untuk bisa makan. Karena sampai saat ini nasib kami masih belum jelas," ujarnya.
Pantauan di lokasi, puluhan warga itu meminta uang kepada sejumlah pengendara dengan bermodalkan kantong kresek dan spanduk.
Menurutnya sampai saat ini nasib warga masih terkatung-katung. Apalagi pihak Pengadilan Negeri Tangerang sampai saat ini belum memutuskan ikhwal konsinyasi mereka.

"Intinya kami menuntut keadilan atas hak kami. Rumah kami sudah rata dengan tanah. Kalau tidak dibayarkan kami akan terus sengsara," katanya.
Perwakilan LSM, Saipul Basri yang mengawal kasus ini mengaku membuka posko kemanusiaan di depan Pengadilan Negeri Tangerang hingga malam hari.
"Kami akan menginap di sini. Kami hanya memperjuangkan hak saudara kami, bukan minta yang lain," katanya.
Dia menyebut seharusnya Pemerintah Kota Tangerang bisa responsif. Meskipun proyek tol JORR II merupakan proyek Pemerintah Pusat.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews