3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026
Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TANGERANGNEWS.com—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengaku siap melakukan penanganan jika kota yang dihuni 2,2 juta orang penduduk ini dilanda banjir.
Hal itu menanggapi peringatan dini bahaya banjir yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dalam prediksi yang dikeluarkan pada Rabu (17/2/2021) ini, BMKG menyebut ada enam provinsi di Pulau Jawa yang berstatus siaga banjir.
Peringatan dini siaga banjir ini berlaku untuk Kamis-Jumat (18-19/2) nanti. Salah satu provinsi itu termasuk Banten.
Adapun wilayah yang berpotensi terkena dampak hujan lebat hingga berpotensi banjir di Banten, yakni Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Deni Koswara mengatakan pihaknya siap menangani banjir jika prediksi BMKG selama dua hari besok benar terjadi.
"Kami sudah siap dari dulu, karena kita persiapkan," ujarnya saat dihubungi.
Dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang, titik rawan banjir yang menjadi perhatian berada di Kecamatan Periuk dan sejumlah kompleks perumahan di Kecamatan Karang Tengah.
Menurut Deni, pihaknya menyiagakan personel 100 orang dari total 300 orang. Selain itu, juga menyiagakan fasilitas penunjang seperti perahu dan tenda.
"Tenda kami berjumlah 24 unit. Nanti tenda kami bangun jika memang terjadi banjir untuk tempat evakuasi warga," katanya.
Deni mengaku pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan bagi warga yang berada di tenda pengungsian karena saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19.
Dia menghimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tidak membuang sampah sembarangan serta turut membersihkan saluran-saluran yang berpotensi mengakibatkan banjir.
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews