Connect With Us

BMKG Prediksi Siaga Banjir, BPBD Tangerang Akui Sudah Siap Menghadapi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 17 Februari 2021 | 18:57

Suasana wilayah Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk yang terendam banjir mencapai 30 centimeter, Kota Tangerang, Rabu (3/2/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengaku siap melakukan penanganan jika kota yang dihuni 2,2 juta orang penduduk ini dilanda banjir. 

 

Hal itu menanggapi peringatan dini bahaya banjir yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

 

Dalam prediksi yang dikeluarkan pada Rabu (17/2/2021) ini, BMKG menyebut ada enam provinsi di Pulau Jawa yang berstatus siaga banjir. 

 

Peringatan dini siaga banjir ini berlaku untuk Kamis-Jumat (18-19/2) nanti. Salah satu provinsi itu termasuk Banten. 

 

Adapun wilayah yang berpotensi terkena dampak hujan lebat hingga berpotensi banjir di Banten, yakni Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang. 

 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Deni Koswara mengatakan pihaknya siap menangani banjir jika prediksi BMKG selama dua hari besok benar terjadi. 

 

"Kami sudah siap dari dulu,  karena kita persiapkan," ujarnya saat dihubungi. 

Dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang, titik rawan banjir yang menjadi perhatian berada di Kecamatan Periuk dan sejumlah kompleks perumahan  di Kecamatan Karang Tengah.  

 

Menurut Deni, pihaknya menyiagakan personel 100 orang dari total 300 orang. Selain itu, juga menyiagakan fasilitas penunjang seperti perahu dan tenda. 

 

"Tenda kami berjumlah 24 unit. Nanti tenda kami bangun jika memang terjadi banjir untuk tempat evakuasi warga," katanya. 

 

Deni mengaku pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan bagi warga yang berada di tenda pengungsian karena saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19. 

 

Dia menghimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tidak membuang sampah sembarangan serta turut membersihkan saluran-saluran yang berpotensi mengakibatkan banjir.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill