Connect With Us

Kampung Tangguh Jaya Si Gacor di Tangerang Mampu Tekan Zona Merah

Redaksi | Kamis, 18 Februari 2021 | 14:41

Opick Bahrudin Ketua RW 1 saat di wawancarai awak media di Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona (Si Gacor), Kota Tangerang, Kamis (18/2/2021). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, melalui Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona (Si Gacor), mampu menekan angka kasus penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Tangerang.

Program ketahanan pangan turut dilakukan masyarakat untuk membantu perekonomian, mulai dari budi daya ikan dan tanaman sayur dengan sistem hidroponik. Sehingga wilayah ini mampu keluar dari Zona Merah.

Posko PPKM mikro melalui Kampung Si Gacor didirikan pada tingkat kelurahan, terutama di lingkungan rukun warga berstatus zona merah.

Secara ketat, petugas satgas COVID-19 dari unsur masyarakat bersama TNI-Polri, yang ada di lingkungan RW satu Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang ini, melakukan pengawasan ketat terhadap mobilitas keluar masuk lingkungan warga, dengan pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan dengan air mengalir.

Secara berkala dilakukan juga pembagian masker, serta pemukiman masyarakat disemprot disinfektan, terutama rumah yang pernah terpapar COVID-19. Bahkan, setiap rumah ditunjuk satu anggota keluarga sebagai kader ataupun satgas COVID-19.

Proses penyemprotan cairan disinfektan di beberapa rumah warga Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona (Si Gacor) Kota Tangerang, Kamis (18/2/2021)

Program ketahanan pangan posko Si Gacor memberdayakan masyarakat untuk melakukan budi daya ikan dan sayuran dengan sistem hidroponik, dalam upaya membantu perekonomian masyarakat terdampak pandemi.

“Penerapan Kampung Si Gacor mampu menekan angka kasus penularan, di mana periode bulan Desember 2020 hingga Januari 2021 wilayah ini berstatus zona merah dengan jumlah 253 kasus. Namun periode bulan Februari 2021 tidak ada lagi kasus,” Ketua RW 1, Opick Bahrudin, Kamis (18/2/2021).

Saat ini sudah tidak ada lagi kasus penularan baru, padahal sebelumnya terdapat 22 kepala keluarga terpapar yang umunya virus berasal dari klaster keluarga.

Sementara Camat Larangan M Marwan mengatakan penerapan Kampung Si Gacor sudah maksimal dari sebelumnya. Lebih dari 22 KK terpapar sebelummnya, sudah tidak ada. Ini berkat kerjasama tiga pilar dengan Kampung Tangguh Jaya Si Gacor.

“Lumbung pangan hasil gotong royong masyarakat sekitar juga selalu memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19,” paparnya. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

TANGSEL
Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00

Sebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill