Banjir dibawah Jalan Flyover Tiptop, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com—Jalan kolong Flyover Tiptop, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang tergenang air hingga setinggi 80 sentimeter setelah hujan deras, Kamis (18/2/2021). Akses pun terputus.
"Ketambahan juga dari luapan Kali Sabi. Kali itu juga dapet kiriman air dari sungai di Bitung Jaya, Kabupaten Tangerang," kata Samin, 47, petugas Dinas PUPR Kota Tangerang di lokasi.
Ketinggian genangan air bervariasi. Genangan tertinggi di jalan itu mencapai 80 sentimeter. Sedangkan, ketinggian genangan terendah sekitar 40 sentimeter.
Akibat genangan air itu tak sedikit pengendara yang memilih untuk tidak melalui jalan tersebut. Sehingga, akses jalan pun terputus.
"Banyak yang takut mogok ya. Mereka milih lewat atas (fly over)," kata Samin.
Kali Sabi yang meluap kerap kali membawa banyak sampah. Sehingga, para petugas Dinas PUPR ditugaskan untuk membersihkan sampah yang menyangkut di dinding jembatan.
"Makanya kami jaga-jaga di sini untuk ngebersihin itu," tuturnya.
Samin menambahkan, genangan air di jalan tersebut akan cepat surut bila hujan reda dan aliran air di Kali Sabi berjalan lancar.
"Dari aliran Kali Sabi itu nyambungnya ke Sungai Cisadane," pungkasnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih penghargaan atas komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing dan unggul melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang.
Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""