Banjir di Kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com—Kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang kebanjiran. Ratusan rumah di Perumahan Garden City dan Total Persada pun terendam.
Kepala UPT BPBD Periuk, Syahrial mengatakan rata-rata air yang menggenang berbeda ketinggian. Adapun paling tinggi mencapai dua meter.
"Parah nih, rata dengan tanggul. Titik tertinggi 2 meter," ujarnya, Sabtu (20/2/2021).
Penyebab terjadinya banjir di Kecamatan Periuk ini karena intensitas hujan yang tinggi hingga mengakibatkan Kali Ledug meluap.
"Intensitas hujan tinggi berlangsung selama 4 jam. Dari jam 2 sampai jam 6. Kemudian ada tanggul linpas (meluap) sehingga air bebas kemana mana," tuturnya.
Kasubag TU UPT BPBD Periuk Kamaludin Azizi menambahkan, pihaknya tengah berupaya mengoperasikan pompa air untuk menyedot genangan banjir.
"Ada banyak belasan pompanya sudah kami nyalakan," pungkasnya.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Penyegelan PT BPE, pabrik pemanfaatan oli bekas di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang oleh Kementerian Lingkugan Hidup (KLH), pada Sabtu 20 Juni 2026, mengungkap bobroknya tata kelola limbah di perusahaan tersebut.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""