Banjir di Kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com—Kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang kebanjiran. Ratusan rumah di Perumahan Garden City dan Total Persada pun terendam.
Kepala UPT BPBD Periuk, Syahrial mengatakan rata-rata air yang menggenang berbeda ketinggian. Adapun paling tinggi mencapai dua meter.
"Parah nih, rata dengan tanggul. Titik tertinggi 2 meter," ujarnya, Sabtu (20/2/2021).
Penyebab terjadinya banjir di Kecamatan Periuk ini karena intensitas hujan yang tinggi hingga mengakibatkan Kali Ledug meluap.
"Intensitas hujan tinggi berlangsung selama 4 jam. Dari jam 2 sampai jam 6. Kemudian ada tanggul linpas (meluap) sehingga air bebas kemana mana," tuturnya.
Kasubag TU UPT BPBD Periuk Kamaludin Azizi menambahkan, pihaknya tengah berupaya mengoperasikan pompa air untuk menyedot genangan banjir.
"Ada banyak belasan pompanya sudah kami nyalakan," pungkasnya.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""