Banjir di Kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com—Kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang kebanjiran. Ratusan rumah di Perumahan Garden City dan Total Persada pun terendam.
Kepala UPT BPBD Periuk, Syahrial mengatakan rata-rata air yang menggenang berbeda ketinggian. Adapun paling tinggi mencapai dua meter.
"Parah nih, rata dengan tanggul. Titik tertinggi 2 meter," ujarnya, Sabtu (20/2/2021).
Penyebab terjadinya banjir di Kecamatan Periuk ini karena intensitas hujan yang tinggi hingga mengakibatkan Kali Ledug meluap.
"Intensitas hujan tinggi berlangsung selama 4 jam. Dari jam 2 sampai jam 6. Kemudian ada tanggul linpas (meluap) sehingga air bebas kemana mana," tuturnya.
Kasubag TU UPT BPBD Periuk Kamaludin Azizi menambahkan, pihaknya tengah berupaya mengoperasikan pompa air untuk menyedot genangan banjir.
"Ada banyak belasan pompanya sudah kami nyalakan," pungkasnya.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""