Connect With Us

Akses Jalan Ciledug Indah I Tangerang Terputus, Timbul Jembatan Apung

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 20 Februari 2021 | 12:47

Tampak ada jembatan apung di Jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug Indah menuju Jakarta terputus dikarenakan banjir. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang membangun jembatan apung karena akses di Jalan KH. Hasyim Ashari, Ciledug Indah, Kota Tangerang menuju Jakarta terputus. 

 

Banjir yang diakibatkan luapan anak kali Angke deras menerjang jalan raya dengan ketinggian bervariasi hingga 1,5 meter dan merendam ratusan rumah di perumahan Ciledug Indah I. 

Kabid Operasional dan Perawatan Dinas PUPR Kota Tangerang Agus menjelaskan, seluruh personel dan peralatan telah dikerahkan di sejumlah titik lokasi banjir di Kota Tangerang. 

 

Untuk penanganan luapan air dan mempermudah proses evakuasi warga, dilakukan pembangunan jembatan apung di pinggir jalan yang terputus aksesnya. Untuk panjangnya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. 

 

"Kami buat jembatan apung, sehingga bisa mempermudah proses evakuasi warga," kata Agus, Sabtu (20/2/2021). 

 

Dinas PUPR juga membuat tanggul sementara yang menggunakan barrier yang dilapisi karung pasir sehingga bisa menahan lajur air. 

 

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menghimbau agar warga yang tidak terdampak banjir untuk tidak keluar rumah. 

"Kita berharap masyarakat yang tak terdampak banjir jangan keluar. Jangan jadi tontonan kasian. Karena kita masih di tengah pandemi COVID-19,"kata Wali Kota. 

 

"Temen-temen petugas semuanya  lagi berusaha sejak pagi ini mengevakuasi masyarakat yang perlu bantuan. Karena airnya naik cukup tinggi. Kiriman dari wilayah Tangsel dan Kabupaten yang melintas masuk ke kota Tangerang,"imbuhnya. 

 

Sebagai informasi, untuk tempat evakuasi warga Ciledug Indah di masjid dan ditambah di sekolah.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill