Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN
Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka menyambut HUT ke-28 Kota Tangerang, Kecamatan Benda melalui Kampung Bangun Cita-Cita (Baca) meluncurkan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).
SKSS adalah perwujudan dari pembinaan program Kampung Baca yang berada di Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin hadir dan meresmikan program SKSS yang berlokasi di Kampung Baca di Kelurahan Benda pada Selasa (23/2/2021).
Sachrudin meyakini program SKSS bisa menjadi platform pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada masyarakat di Kota Tangerang.
"Saya yakin bahwa SKSS bisa menjadi platform pembangunan SDM di Kota Tangerang serta menjadi fasilitator pembangunan mental masyarakat," ujarnya.
Sachrudin berharap, dengan adanya Kampung Baca serta program SKSS dapat membawa harapan baru bagi keluarga.
"Dengan pendidikan yang baik saya yakin bisa menjadi harapan baru perbaikan ekonomi melalui program yang berkelanjutan. Dimana akan lahir sarjana-sarjana baru yang kelak bisa memberikan kontribusinya untuk kota kita tercinta," imbuhnya.
Inisiator Kampung Baca sekaligus menjadi inisiator program SKSS Abdurahman Hafid menambahkan, program ini sengaja didesain dalam bentuk pendampingan hingga pemberdayaan.
"Program SKSS ini saya ciptakan untuk dapat mengkampanyekan pentingnya pendidikan di universitas, serta bisa menjadi pendampingan dan pemberdayaan," jelas Abdurahman.
Abdurahman menambahkan, program tersebut bisa berhasil dengan dukungan dari pihak akademisi, swasta hingga pemerintah daerah. (RED/RAC)
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TODAY TAGPT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews