Connect With Us

Penyandang Disabilitas di Kota Tangerang dapat Bantuan Permakanan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 1 Maret 2021 | 16:49

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada warga penyandang disabilitas yang tinggal di RW 2, Kelurahan Nerogtog, Pinang, Senin (1/3/2021). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Para penyandang disabilitas di Kota Tangerang mendapatkan bantuan permakanan dari pemerintah. 

 

Bantuan berupa paket sembako sebagai upaya untuk membantu warga pra sejahtera di tengah pandemi COVID-19. 

 

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada sejumlah warga penyandang disabilitas yang tinggal di RW 2, Kelurahan Nerogtog, Pinang, Senin (1/3/2021). 

"Pagi ini simbolis bantuannya diberikan kepada lima keluarga di Kelurahan Nerogtog," ujar Sachrudin yang didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi. 

 

Sachrudin menjelaskan pemberian bantuan permakanan bagi warga penyandang disabilitas dilakukan serentak di 13 kecamatan dengan total jumlah paket bantuan yang diberikan sebanyak 300 paket. 

 

"Isi paketnya mulai dari susu, beras, minyak goreng dan sarden," katanya. 

 

Selain itu, Sachrudin juga meninjau rumah warga dalam kondisi tidak layak huni yang telah terdaftar dalam program bedah rumah yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang. 

 

"Agar warga Kota Tangerang bisa tinggal di rumah yang layak dan sehat," pungkasnya.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill