Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Penyuntikan kepada sopir angkutan kota (angkot) termasuk dalam vaksinasi tahap dua, di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (04/03/2021).
Ada sebanyak 1.000 peserta pekerja transportasi yang divaksin, mulai dari sopir angkot, bus, si benteng, taksi dan ojek.

Selain sopir angkot, penyuntikan vaksin juga akan diberikan kepada pedagang dari Pasar Lama di Gor Kita Tangerang dan pedagang dari Central Business District (CBD) Ciledug.

"Vaksin ini aman dan halal, vaksin sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pekerja transportasi yang selalu berkontak dengan masyarakat. Supaya daya tahan tubuh meningkat dan tidak mudah terserang penyakit, khususnya virus corona," ujar Televisianningsih Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kamis (04/03/2021).

Penyuntikan vaksin untuk para sopir agkutan umum dan pedagang dilaksanakan serentak mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.

"Dosis kedua diadakan 14 hari dari sekarang. Untuk yang divaksin hari ini harus wajib untuk hadir pada pemberian dosis kedua. Kalau tidak hadir, vaksin yang diberikan pada hari ini, tidak ada efeknya. Dan antibody yang terbentuk belum terbentuk, karena antibody akan terbentuk setelah diberikan dosis yang kedua," tambahnya.

Dalam vaksinasi ini, Dinas Kesehatan Kota Tangerang bekerjasama dengan TNI Polri untuk menjaga kelancaran prosesnya. (RAZ/RAC)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews