Connect With Us

Budidaya Lele Sistem Bioflok, Peternak di Tangerang Ini Raup Omzet Puluhan Juta

Redaksi | Senin, 22 Maret 2021 | 15:05

Budidaya ternak lele dengan sistem bioflok. (TangerangNews / Melly Yoan Safitri)

 

TANGERANGNEWS.com-Peternak lele di Kota Tangerang ini menggunakan metode budidaya yang tak biasa. namun menghasilkan omzet yang luar biasa. Metode tersebut dengan  sistem bioflok.

 

Pangkat Surachman, 78, dan Susyharti, 71, merupakan pasutri yang tinggal di Komplek Pinang Griya Permai, Jalan Flamboyan, Kecamatan Pinang.

Keduanya berhasil budidaya ternak lele dengan sistem bioflok dan satu-satunya yang menjual lele frozen.

 

"Awal coba ternak lele dengan sistem bioflok, hasil panennya melimpah, sehingga saya bingung gimana cara jualnya, karena takut rusak kalau kelamaan. Makanya saya jual dengan bentuk frozen begini dan sudah dibumbui. Jadi praktis tinggal goreng aja," ujarnya.

Bentuk kolam lele sistem bioflok berbeda dengan ternak lele tradisional. Jika pada umumnya kolam lele berbentuk kotak. Namun, kalau sistem bioflok menggunakan kolam bulat yang dilapisi dengan kain terpal sebagai wadah air.

 

Kolam seperti ini dinilai lebih praktis karena tidak memerlukan banyak tempat, selain itu kolamnya pun akan selalu bersih. Untuk satu kolam ikan berbentuk bulat ini mampu menampung 3-5 ribu ekor lele. 

 

Keunggulan lainnya, budidaya lele dengan sistem bioflok yaitu pakan yang diberikan. Pakan ini akan dicampur dengan larutan prebiotik. 

 

Lele yang sudah siap panen akan dibersihkan serta dibumbui. Setelah itu, dipacking dan dibekukan di lemari pendingin. 

"Omzet per bulan sih sebelum ada COVID-19 bisa Rp10-15 juta. Sekarang Rp7,5-10 juta," ungkap Pangkat.

 

Tak sekedar mencari cuan semata, Pangkat Surachman juga turut berbagi ilmu kepada mereka yang ingin berbisnis lele frozen melalui pelatihannya. 

 

"Saya memproduksi lele frozen ini kan cuma berdua sama istri, sedangkan pesanan banyak. Makanya saya juga berdayakan warga sekitar yang ingin punya bisnis seperti kami melalui pelatihan ternak lele dengan sistem bioflok. Mereka juga dapat membagikan hasil produksinya kepada kami untuk dibantu pemasarannya," ucapnya.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill