Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah secara langsung meresmikan beroperasinya gerai pasar swalayan Lulu yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Cibodas, Kamis (25/3/2021).
Arief mengungkapkan apresiasinya kepada manajemen Lulu yang telah memilih Kota Tangerang sebagai lokasi gerai ke lima di Indonesia dan merupakan cabang ke 206 di seluruh dunia.
"Ini menjadi momentum positif pertumbuhan investasi dan juga ekonomi di Kota Tangerang di masa pandemi," ungkap Wali Kota dalam acara pembukaan gerai yang mengusung jargon "Where The World Comes to Shop, Safely".
Tak hanya itu, sambung Arief, dibukanya pasar swalayan Lulu juga turut membantu membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Kota Tangerang.

"Infonya pekerjanya semua merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi gerai," terangnya.
Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan dengan berdirinya pasar swalayan yang menjual tak kurang dari 10.000 produk dengan standar internasional tersebut, juga membantu pelaku UMKM Kota Tangerang dalam memperkenalkan dan memasarkan produk.
"Tadi kita lihat ada stand untuk produk UMKM, jadi bisa membantu," pungkasnya.
Sebagai informasi, acara peresmian pasar swalayan Lulu juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai negara diantaranya Duta Besar India untuk Indonesia H.E Manoj Kumar Bharti dan Duta Besar Uni Emirat Arab H.E Abdulla Salem Aldhaheri. (RED/RAC)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGFestival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews