Produksi Padi Banten Tembus 1,8 Juta Ton di Tahun 2025
Rabu, 7 Januari 2026 | 21:21
Provinsi Banten mencatatkan progres signifikan di sektor ketahanan pangan sepanjang tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali melanjutkan vaksinasi tahap ke II dosis pertama bagi petugas pelayanan publik yang menyasar kepada guru, amil dan marbot di Kota Tangerang yang belum tervaksinasi pada Selasa (30/3/2021).
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, penambahan vaksinasi tahap ke II untuk pelayanan publik tersebut dengan total sebanyak 10.000 orang sebagai persiapan untuk pelaksanaan sekolah tatap muka.
"Jadwalnya vaksinasi untuk para Guru, Amil dan Marbot yang belum melaksanakan vaksinasi. Hal ini sebagai persiapan akan dilakukannya sekolah tatap muka. Targetnya sekitar 10.000 orang untuk vaksinasi lanjutan," ungkapnya.
Arief menjelaskan vaksinasi lanjutan untuk amil dan marbot juga dilakukan sebagai persiapan memasuki Ramadan 2021.
"Kami maksimalkan juga untuk amil dan marbot, karena sebentar lagi memasuki Ramadhan, jadi kami persiapkan untuk vaksinasinya," jelas Arief
Dia juga menjelaskan pelaksanaan vaksinasi tahap II untuk dosis kedua bagi petugas pelayanan publik yang tertunda juga masih akan dijadwalkan kembali.
"Pada vaksinasi tahap II pada dosis kedua masih ada yang tertunda, untuk itu kita melakukan penjadwalan ulang, kemungkinan hari Rabu tanggal 31 Maret 2021," terang Arief. (RAZ/RAC)
Provinsi Banten mencatatkan progres signifikan di sektor ketahanan pangan sepanjang tahun 2025.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperpanjang status tanggap darurat sampah yang semula berakhir pada 5 Januari, kini menjadi sampai 19 Januari 2026.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, sukses menutup periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan catatan performa yang gemilang.
Ketersediaan susu UHT di sejumlah minimarket dilaporkan menipis dalam beberapa hari terakhir. Di beberapa lokasi, rak susu tampak kosong, bahkan ada gerai yang membatasi jumlah pembelian untuk jenis susu tertentu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews