Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali melanjutkan vaksinasi tahap ke II dosis pertama bagi petugas pelayanan publik yang menyasar kepada guru, amil dan marbot di Kota Tangerang yang belum tervaksinasi pada Selasa (30/3/2021).
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, penambahan vaksinasi tahap ke II untuk pelayanan publik tersebut dengan total sebanyak 10.000 orang sebagai persiapan untuk pelaksanaan sekolah tatap muka.
"Jadwalnya vaksinasi untuk para Guru, Amil dan Marbot yang belum melaksanakan vaksinasi. Hal ini sebagai persiapan akan dilakukannya sekolah tatap muka. Targetnya sekitar 10.000 orang untuk vaksinasi lanjutan," ungkapnya.
Arief menjelaskan vaksinasi lanjutan untuk amil dan marbot juga dilakukan sebagai persiapan memasuki Ramadan 2021.
"Kami maksimalkan juga untuk amil dan marbot, karena sebentar lagi memasuki Ramadhan, jadi kami persiapkan untuk vaksinasinya," jelas Arief
Dia juga menjelaskan pelaksanaan vaksinasi tahap II untuk dosis kedua bagi petugas pelayanan publik yang tertunda juga masih akan dijadwalkan kembali.
"Pada vaksinasi tahap II pada dosis kedua masih ada yang tertunda, untuk itu kita melakukan penjadwalan ulang, kemungkinan hari Rabu tanggal 31 Maret 2021," terang Arief. (RAZ/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews