Connect With Us

Selama Ramadan, Motor Berknalpot Bising di Tangerang Akan Diamankan Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 April 2021 | 14:33

Puluhan kendaraan bermotor terjaring razia knalpot bising yang digelar Polsek Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (15/4/2021) (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Puluhan kendaraan bermotor terjaring razia knalpot bising yang digelar Polsek Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (15/4/2021).

Razia dilakukan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan 1442 H. 

Kapolsek Karawaci Kompol Bagin Efrata Barus mengatakan razia para pengendara yang menggunakan knalpot bising ini sesuai perintah Kapolda Metro Jaya. 

"Ini merupakan operasi kepolisian selama bulan puasa terhadap kendaraan-kendaraan yang menggunakan knalpot bising, baik roda dua maupun roda empat," ujarnya.

Puluhan kendaraan bermotor terjaring razia knalpot bising yang digelar Polsek Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (15/4/2021)

Razia digelar untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyuan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, karena dengan knalpot bising berpotensi menimbulkan kegaduhan di jalanan. 

"Dari hasil operasi kali ini, puluhan kendaraan yang terjaring diamankan di mapolsek untuk kemudian dilakukan pencopotan dan menggunakan knalpot standar," terang Kapolsek. 

Adapun sanksi yang diberikan pihaknya kepada pengendara yang terjaring, yakni tidak diperbolehkan pulang sebelum knalpot bising diganti dengan knalpot standar bawaan pabrik. 

Puluhan kendaraan bermotor terjaring razia knalpot bising yang digelar Polsek Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (15/4/2021)

"Pengenda yang terjaring baru bisa membawa pulang kendaraannya jika sudah mengambil knalpot bawaan dari rumah masing-masing dan menggantinya di halaman mapolsek," tegasnya. 

Selama bulan suci Ramadan ini, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas di wilayah dalam setiap aktifitas, baik dalam berkendara maupun kegiatan lainnya. 

"Untuk masyarakat yang masih menggunakan knalpot racing, agar segera melakukan pencopotan sendiri sebelum terjaring dalam operasi Kepolisian yang digelar secara serentak selama sebulan ke depan," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill