AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Benteng Betawi tepatnya di dekat putaran SPBU Benteng Betawi, Kota Tangerang, Kamis (15/4/2021) siang.
Dalam kecelakaan yang melibatkan kendaraan sepeda motor dengan bus tersebut menewaskan seorang korban yang berjenis kelamin wanita.
"Ya, benar ada korban meninggal dunia," ujar Kasubnit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Ipda Agung saat dikonfirmasi.
Agung mengatakan, peristiwa berawal saat sepeda motor yang ditunggangi dua orang alias berboncengan melintas di Jalan Benteng Betawi.
Disaat yang bersamaan, tiba-tiba ada bus yang melintas dan berupaya menyalip dari belakang sepeda motor tersebut.
Namun, upaya bus menyalip itu gagal dan mengakibatkan senggolan dengan sepeda motor. Kecelakaan pun tak terhindarkan.
"Intinya motor berboncengan, terus ada mobil bus dia salip, senggolan dengan motor itu," ungkapnya.
Dalam kecelakaan itu, seorang wanita yang dibonceng pada sepeda motor meninggal dunia setelah terlindas ban bus.
"Yang meninggal wanita. Terus yang bawa motornya hanya luka," katanya.
Hingga kini, Kepolisian masih melakukan penanganan serta pendataan identitas korban yang terlibat kecelakaan tersebut.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews