Connect With Us

Pemkot Tangerang Bentuk 115 Kampung Iklim Kurangi Dampak Banjir

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 April 2021 | 19:28

Kegiatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) melalui meeting online, Kamis (15/4/2021). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) melalui meeting online, Kamis (15/4/2021). 

 

Dalam sosialisasi ini, DLH menghadirkan pembicara dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Diikuti para peserta, mulai dari Camat, Lurah hingga 115 calon inisiator Kampung Iklim, di Kota Tangerang. 

 

“Dalam sosialisasi kali ini, Pemerintah Kota Tangerang bersama seluruh inisiator menyamakan persepsi, untuk mengimplementasikan indikator Kampung Iklim, menciptakan Kota Tangerang yang bersih, hijau dan asri. Sehingga, tujuan dari Kampung Iklim bisa sama-sama kita capai,” ungkap Tihar Sopian, Kepala DLH Kota Tangerang usai membuka sosialisasi. 

Adapun untuk tahun ini DLH akan membentuk atau menambah 115 Kampung Iklim untuk melengkapai 125 kampung iklim yang sudah ada. DLH juga akan mengirim, 12 kampung iklim, di Kota Tangerang, untuk mengikuti lomba kampung iklim tingkat nasional. 

 

Tihar menjelaskan melalui kegiatan ini peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai perubahan iklim, dan dampak yang ditimbulkannya. Sehingga, Tihar berharap seluruh calon inisiator dapat terdorong untuk melaksanakan aksi nyata yang dapat memperkuat, ketahanan masyarakat, untuk menghadapi perubahan ikim. Serta memberikan kontribusi terhadap upaya, pengurangan efek gas rumah kaca. 

 

“Program Kampung Iklim sudah membawa banyak perubahan untuk Kota Tangerang. Terutama, mengurangi potensi banjir. Maka, saya harap masyarakat bisa memperkuat indikator Kampung Iklim, mulai dari membuat lubang biopori, banyak menanam pohon, pemahaman air, pemahaman lahan perkarangan, hingga pengelolaan sampah. Sehingga Kota Tangerang kian hijau dan berprestasi,” pungkasnya.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill