Connect With Us

Ngabuburit Asyik di Kampung Wisata Pinggir Rawa Pinang Tangerang

Redaksi | Kamis, 15 April 2021 | 20:21

Kampung Wisata Pinggir Rawa Pinang Tangerang. (TangerangNews / Nabela Widya Oktaviani)

 

TANGERANGNEWS.com-Kampung Wisata Pinggir Rawa di Jalan Eretan, Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menjadi tempat yang asyik untuk ngabuburit sekaligus berbuka puasa bersama orang-orang tersayang.

 

Kampung ini membuat pengunjung yang datang merasa senang karena menyajikan berbagai fasilitas yang dapat dinikmati.

Seperti adanya wahana air berupa bebek-bebekkan dengan harga tiket Rp20 ribu per 20 menit.  Ada juga spot foto yang unik serta Instagramable untuk berfoto ria.

 

Tidak hanya menyajikan fasilitas yang lengkap, kampung ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

 

Di saat bulan Ramadan, Kampung Wisata Pinggir Rawa ini dapat menjadi tempat yang cocok berbuka puasa. Adapun jam operasionalnya mulai pukul 15.00 sampai pukul 21.00 WIB.

 

"Untuk kapasitas bukber kita bisa menampung 800 sampai 1.000 dengan menyediakan 10 blok lesehan di masa pandemi ini," ujar Oji, Pengelola Kampung Wisata Pinggir Rawa, pada Kamis (15/4/21) sore.

 

Selain sebagai destinasi wisata, kampung ini juga bertujuan untuk membantu UMKM masyarakat sekitar demi meningkatkan perekonomian mereka.

HIBURAN
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Senin, 7 September 2026 | 17:08

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan Gulai Salmon sebagai menu baru yang memadukan karakter masakan Nusantara dengan bahan yang identik dengan kuliner Barat.

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill