Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal mengkritik pembangunan dan perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR karena cepat rusak kembali.
Menurutnya, pembangunan jalan yang berulang kali rusak tersebut lantaran tidak matangnya perencanaan dan tidak seriusnya dalam proses pembangunan.
"Artinya ada satu konsep perencanaan atau pengerjaan yang kurang matang atau kurang serius. Tidak memenuhi spesifikasi standar seharusnya mempunyai spesifikasi standar yang dipenuhi. Kalau terjadi kerusakan lagi, kerusakan lagi, ini ada apa?" ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (20/4/2021).
Anggota Komisi IV ini mengungkapkan, ada dua hal yang mengakibatkan jalan yang sudah diperbaiki tetapi rusak kembali.
Pertama, tidak ada keseriusan dalam pengerjaan yang dilakukan oleh kontraktor atau pemborong.
Kedua, pada saat tender pemborong menyetujui spesifikasi standar yang telah ditetapkan oleh dinas terkait.
"Tapi pelaksanaan pemborong melakukan kecurangan," ungkap politisi PKB itu.
Tasril menambahkan, pengawasan yang dilakukan dinas terkait pun kurang optimal. Fraksi PKB mendesak harus adanya keseriusan untuk memantau proyek tersebut.
"Semua sudah berselimut dengan kondisi COVID-19, itu menjadi selimut. Saya maklumi dan antara tidak memaklumi. Semua menggunakan selimut COVID-19. Padahal ini sudah ada anggaran. Sudahlah saya imbau kita hilangkan selimut Covid fokus pada kerjaan," tegasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah jalan yang mengalami kerusakan dan dalam perbaikan antara lain Jl. Marsekal Suryadarma, Jl. Juanda, Jl. Iskandar Muda, Jl. Pembangunan, Jl. Bouraq, dan Jl. Lingkar Palem Semi - Imam Bonjol. (RED/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews