Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang membuka posko pelayanan selama 24 yang yang terbagi 3 kloter, untuk membantu instansi pemerintah maupun pihak keamanan dalam melakukan pemantauan di jalur penyekatan pemudik di daerah perbatasan Kota Tangerang, Jumat (7/5/2021).
Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan mengatakan, tim terbagi menjadi empat wilayah untuk melakukan pemantauan penyiagaan, di antaranya wilayah Batuceper, Ciledug, pusat kota, dan Jatiuwung.
Menurutnya di masing-masing posko itu telah tersedia armada serta personel untuk kelancaran.
“Untuk armada, kami menyiagakan ambulans sebanyak 3 unit kemudian motor respon sebanyak 4 unit yang dilengkapi personil kurang lebih ada 30 relawan yang terdiri dari karyawan, KSR (Korps Sukarela), Forpis, TSR, relawan PMI Kecamatan dan Sibat,” kata Ade di Markas PMI Kota Tangerang.
Adapun untuk di setiap posnya, PMI menyiagakan 2-4 relawan selama arus mudik berlangsung dengan menyediakan alat-alat pertolongan pertama.
“Saya berharap kepada masyarakat tetap ikuti aturan pemerintah terkait untuk tidak mudik terlebih dahulu supaya keluarga yang di kampung halaman aman," katanya.
Ade menambahkan, selama ini PMI Kota Tangerang menyediakan pula layanan telepon kedaruratan di 021-5524521 atau nomor WhatsApp di 08111799616 layanan telepon kedaruratan Divisi Pelayanan Kesehatan PMI Kota Tangerang tersebut diklaim siaga 24 jam.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TODAY TAGSuahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews