Connect With Us

Malam Ini Dilarang Takbiran Keliling di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 12 Mei 2021 | 13:44

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang sehari perayaan Idul Fitri 1442 H, takbiran keliling di Kota Tangerang dilarang untuk mencegah terjadinya kerumunan yang mengakibatkan penyebaran COVID-19. 

"Iyah kita menghimbau (masyarakat Kota Tangerang) untuk tidak takbiran keliling," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Rabu (12/5/2021). 

 

Seperti diketahui, malam takbir kerap diramaikan masyarakat dengan cara berkeliling dengan mobil bak terbuka dan sepeda motor. 

Arief menambahkan agar tidak mengurangi keistimewaan dari takbiran saat menjelang Lebaran Hari raya Idul Fitri 1442, pihaknya akan menggelar takbiran virtual setelah Isya. 

"Saya mau bikin takbiran virtual habis bada Isya," kata Arief. (RAZ/RAC)

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

KAB. TANGERANG
15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:40

Persoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill