Connect With Us

Giliran Kolam Renang di Larangan Utara Tangerang Ditutup Gara-gara Ramai

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 16 Mei 2021 | 16:19

Wisata kolam renang di Puri Beta 1, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan ditutup yang disidak langsung oleh Lurah Larangan Utara Iwan Bambang Subekti, Kota Tangerang, Minggu (16/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Demi mengantisipasi membeludaknya pengunjung saat hari terakhir libur Lebaran, wisata kolam renang di Puri Beta 1, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, ditutup, Minggu (16/5/2021). 

Lurah Larangan Utara Iwan Bambang Subekti mengatakan, ditutupnya kolam renang ini sesuai Intruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-Dispar/2021 tentang penutupan destinasi wisata pada hari libur Hari Raya Idul Fitri 2021 di Provinsi Banten. 

Wisata kolam renang di Puri Beta 1, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan ditutup yang disidak langsung oleh Lurah Larangan Utara Iwan Bambang Subekti, Kota Tangerang, Minggu (16/5/2021).

Kebijakan penutupan destinasi wisata ini pun melihat perkembangan pengunjung ke objek wisata di Banten yang berlaku mulai Sabtu (15/5/2021) pukul 21.00 WIB hingga 30 Mei 2021.

"Jadi kita antisipasi membeludaknya warga yang mau hiburan berenang. Pihak pemerintah dari kelurahan dibantu TNI dan Polri menutup sementara kolam renang ini hingga batas waktu yang belum ditentukan," ujarnya. 

Wisata kolam renang di Puri Beta 1, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan ditutup yang disidak langsung oleh Lurah Larangan Utara Iwan Bambang Subekti, Kota Tangerang, Minggu (16/5/2021).

Dua hari sebelumnya kolam renang itu sempat buka dan pengunjung pun sangat membeludak dan sudah diimbau dengan kapasitas 50 persen serta protokol kesehatan diperketat. 

Pengelola beserta Satgas Kelurahan Larangan Utara dan TNI-Polri tidak bisa mengambil tindakan karena antusias warga yang memadati. 

"Namun, hari ini kita tutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Karena hari ini juga hari terakhir libur lebaran. Hal itu untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill