KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Maling telepon selular di kawasan Pasar Cibodas dekat Pabrik Cocoa, Jatiuwung, Kota Tangerang pada Selasa, 1 Juni 2021 ditangkap.
"Mohon ditindak lanjuti ini ada maling HP barusan sekitar pukul 7.15 WIB. Pelaku mengaku dari Kecamatan Tangerang. Atas nama Dani usia 20 tahun, dia ditangkap sama korban yang dibantu oleh masyarakat sekitar," kata Gia kepada TangerangNews.

Kini pelaku pun harus meringkuk ditahan Polsek Jatiuwung. Sebab, warga telah menyerahkannya ke Polsek." Saat ini pelaku telah diamankan ke Polsek Jatiuwung berikut barang bukti ponsel korban dan satu unit motor pelaku, " kata Gia.
Awalnya korban, mengantar Ibunya ke Pasar, karena lapar korban kemudian pergi ke penjual nasi uduk. Korban kemudian memarkir motornya di depan warung dan meletakkan ponsel di-dashboard motor.
Tak lama berselang, setelahnya ada pelaku yang mendekati motor korban. Kemudian pelaku berhasil membawa kabur Ponsel korban. Tetapi karena korban melihat aksi pelaku, korban pun langsung mengejar pelaku. Kejar-kejaran pun terjadi dan pelaku berhasil dijatuhkan oleh korban dengan menendang motor pelaku. Kemudian pelaku terjatuh yang kemudian pelaku ditangkap oleh warga di sekitar. (RED/RAC)
View this post on Instagram
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews