Connect With Us

Baru 14 Hari Kerja Pria asal Cilacap Gondol Ponsel Para Rekan Kerja di Tangerang

Tim TangerangNews.com | Selasa, 1 Juni 2021 | 14:21

Seorang pria muda bernama Samsul Arifin asal Cilacap pelaku pencurian ponsel rekan-rekan kerjanya. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi tindak kriminal terjadi di suatu tempat cuci roda empat yang berdekatan dengan Polsek Cipondoh, Kota Tangerang. 

Pria muda bernama Samsul Arifin asal Cilacap itu dilaporkan karena mencuri ponsel rekan-rekan kerjanya. 

Padahal saat meminta kerja, dia memohon untuk dapat diterima. Namun, setelah 14 hari bekerja, yakni sejak 17 Mei 2021 kini dia melarikan diri berserta ponsel-ponsel yang dia curi. 

Seorang pria muda bernama Samsul Arifin asal Cilacap pelaku pencurian ponsel rekan-rekan kerjanya.

Hal itu dikatakan Budiman, pengelola tempat cuci roda empat itu kepada TangerangNews. “Dia kabur hari ini Selasa 1 Juni 2021 sekitar pukul 6.00 pagi tadi. Enggak menyangka saya, dia kelihatan alim sekali. Dia membawa dua ponsel rekan kerjanya yang lain,” ujar Budiman. 

Rekan kerjan yang menjadi korban adalah Agung asal Cilacap pemilik Oppo A53 dan Davit asal Bandung pemilik ponsel Advan G5. 

“Dia saat meminta kerja melalui Facebook. Saya berharap agar peristiwa seperti ini dapat menjadi perhatian buat semua, terutama buat pembaca TangerangNews. Khawatir dia kerja di tempat lain seperti yang saya alami juga. Karenanya saya kirim foto KTP dan foto dia,” katanya. (RED/RAC)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill