Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang menggelar nonton bareng (Nobar) dan diskusi soal film dokumenter KPK Endgame.
HMI pun menyoroti pelemahan lembaga KPK dalam nobar yang diikuti puluhan kader dan sejumlah masyarakat di Sekretariat HMI Cabang Tangerang Raya, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu 5 Juni 2021 malam.
Sekertaris Umum HMI Cabang Tangerang Raya, Roni Andrian Dwi Putra menyebutkan, bahwa amanah Reformasi UU 28 dan 31 tahun 1999, adalah penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme atau KKN.
"Ini merupakan kemunduran reformasi, bahwasanya KPK adalah anak kandung dari reformasi. Maka dari itu bukan tidak mungkin HMI Cabang Tangerang Raya dan kawan-kawan mahasiswa lainnya, akan aksi besaran-besaran seperti pada tahun 2019, hidup new reformasi," tegas Roni.

Nobar tersebut sebagai bentuk solidaritas HMI Cabang Tangerang Raya, ihwal 75 pegawai KPK yang tidak lulus test wawasan kebangsaan sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN.
Adapun nobar film yang digagas oleh Watchdoc tersebut tersebar di 200 titik lokasi, dari Sabang sampai Merauke.
"Tentunya dari 200 itu, HMI Cabang Tangerang Raya salah satu yang ikut menggelar Nobar film tersebut," katanya.
Ashabul Kahfi, kader HMI Cabang Tangerang Raya turut memberikan pandangan atas film documenter atas ketidaklulusan 75 orang pegawai KPK itu dalam tes wawasan kebangsaan.
Menurutnya, itu adalah pelemahan KPK atas dampak disahkan UU no 19/2019 tentang KPK.
"Ini dampak dari kekalahan dari (RUU KPK) yang sudah sah menjadi UU KPK, walaupun perjuangan kita sudah maksimal," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang kerap melanda berbagai wilayah Indonesia menyisakan persoalan pelik, lumpuhnya distribusi air bersih.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews