Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong bagi karyawan yang bekerja di PT. Mayora Group Regional Batuceper, Tangerang, Senin 7 Juni 2021.
Arief menjelaskan di Kota Tangerang vaksinasi gotong royong sebelumnya sudah dilakukan dengan jumlah penerima vaksin sebanyak 11.000 orang dari sejumlah perusahaan yang ada di kota seribu industri sejuta jasa.
"Terima kasih untuk perusahaan yang sudah berpartisipasi. Ini juga jadi wujud perhatian dari perusahaan kepada para pekerjanya, dalam memberikan jaminan kesehatan," tutur Wali Kota dalam acara yang juga dihadiri oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima dan Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf. Bambang Hery Tugiyono.
Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Kota Tangerang, untuk dapat ikut bergabung dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong bagi pekerjanya.
"Ini sebagai salah satu cara untuk menanggulangi pandemi melalui vaksinasi," harap Arief.
Di Kota Tangerang, lanjut Wali Kota, vaksinasi Covid-19 telah dilakukan kepada tak kurang dari 151 ribu orang dari berbagai golongan penerima vaksin Covid-19, mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia dan juga vaksin gotong royong bagi pekerja.
"Untuk vaksin lansia, batas usianya turun menjadi minimal 50 tahun dari sebelumnya 60 tahun," pungkas Arief. (ADV)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews