Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong bagi karyawan yang bekerja di PT. Mayora Group Regional Batuceper, Tangerang, Senin 7 Juni 2021.
Arief menjelaskan di Kota Tangerang vaksinasi gotong royong sebelumnya sudah dilakukan dengan jumlah penerima vaksin sebanyak 11.000 orang dari sejumlah perusahaan yang ada di kota seribu industri sejuta jasa.
"Terima kasih untuk perusahaan yang sudah berpartisipasi. Ini juga jadi wujud perhatian dari perusahaan kepada para pekerjanya, dalam memberikan jaminan kesehatan," tutur Wali Kota dalam acara yang juga dihadiri oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima dan Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf. Bambang Hery Tugiyono.
Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Kota Tangerang, untuk dapat ikut bergabung dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong bagi pekerjanya.
"Ini sebagai salah satu cara untuk menanggulangi pandemi melalui vaksinasi," harap Arief.
Di Kota Tangerang, lanjut Wali Kota, vaksinasi Covid-19 telah dilakukan kepada tak kurang dari 151 ribu orang dari berbagai golongan penerima vaksin Covid-19, mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia dan juga vaksin gotong royong bagi pekerja.
"Untuk vaksin lansia, batas usianya turun menjadi minimal 50 tahun dari sebelumnya 60 tahun," pungkas Arief. (ADV)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Area komersial perdana di kawasan Asthara Skyfront City bertajuk THE SKYFRONT resmi dibuka untuk umum. kawasan ini menjadi bagian awal dari pengembangan township seluas 1.100 hektar
Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov) memastikan kesiapan operasional pintu air otomatis di Bendung Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang untuk pengendali banjir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews