Connect With Us

Wapres Janji Pemerintah Pusat Siap Bantu Kendala Vaksinasi di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Juni 2021 | 18:49

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin di dampingi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat berdialog dengan petugas medis di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa 15 Juni 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyampaikan vaksinasi massal yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam melakukan sebanyak satu juta vaksinasi per hari. 

"Tujuannya agar bisa segera terbentuk herd immunity di masyarakat," ujar Wapres yang hadir didampingi Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa 15 Juni 2021. 

Wapres menambahkan untuk mencapai satu juta vaksin per hari, Pemerintah Pusat akan membantu Pemkot Tangerang untuk memenuhi kebutuhan vaksin bagi masyarakat Kota Tangerang, hingga mencapai target sebesar 70% dari total warga Kota Tangerang. 

"Akan dikomunikasikan dengan kepala BNPB dan juga Menkes untuk distribusi vaksin atau pun vaksinatornya," jelasnya. 

	Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin di dampingi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berserta pengurus lainya mengunjungi usat Pemerintahan Kota Tangerang dalam kegiatan vaksinasi massal, Selasa 15 Juni 2021.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjabarkan dalam vaksinasi massal tersebut Pemkot menargetkan sebanyak 15.000 orang dapat menerima vaksin, yang terhimpun dari kelompok lansia, pra lansia masyarakat rentan, guru, pelayan publik, PKL dan UMKM yang merupakan masyarakat Kota Tangerang. 

"Pemkot sudah memberikan vaksin dosis satu sebanyak 162.028 dan untuk dosis dua sebanyak 107.514," terangnya. 

Arief menambahkan dalam pelaksanaan vaksinasi massal kali ini, Pemkot Tangerang memanfaatkan sejumlah fasilitas seperti gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, GOR, sekolah dan Puskemas. 

"Supaya lebih cepat dan meminimalisir potensi terjadinya kerumunan. Jadi lokasi vaksinasi disebar di 38 Puskesmas yang ada di Kota Tangerang. Ditambah dengan bantuan RS Daan Mogot dan Polsek Karawaci," pungkasnya. (RED/RAC)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Virus Nipah

Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Virus Nipah

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:29

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill