Connect With Us

Terduga Tabrak Lari di Ciledug Tangerang Sangkal Dirinya Pura-pura Pingsan

Tim TangerangNews.com | Kamis, 24 Juni 2021 | 22:50

Warga setempat saat menghakimi MY yang diduga melakukan tabrak lari di Jalan Hos Cokromaminoto, Kecamatan Ciledug , Kota Tangerang, Rabu 23 Juni 2021 malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-MY yang diduga melakukan tabrak lari terhadap sejumlah pengendara motor pada Rabu 23 Juni 2021 memberikan penjelasan, bahwa peristiwa tersebut tidak seperti yang dituduhkan sejumlah saksi. 

“Saya saat itu tidak pura-pura. Saya ada riwayat darah rendah, kondisi saat itu saya kelelahan. Saya bisa tiba-tiba pingsan dan terjadi beberapa kali sejak saya kecil,” tulis MY kepada TangerangNews, Kamis 24 Juni 2021. 

“Kemarin kondisinya saya kecapaian lepas kerja, belum makan dari siang.  Berharap bisa makan dengan keluarga ketika sampai rumah, tanpa disangka saya black out (pingsan) ketika kondisi macet karena underpass ditutup,” tambahnya. 

“Saya pingsan tidak sadar kalau saya menabrak dua motor, ketika saya sadar kondisi orang sekitar sudah mengamuk bahkan nyerang mobil saya. Wajar disitu saya panik, khawatir jika saya dipukuli,” terangnya. 

Baca Juga :

“Terlebih, saya sudah bertanggung jawab sepenuhnya kepada semua korban. Saat ini statusnya saya sudah bertanggung jawab mengobati korban dan beliau sudah pulang dari RS Medika Lestari. Untuk kerugian yang dialami pengendara motor lain juga saya sedang proses untuk pertanggung jawaban ke masing-masing korban. Saya udah berkomunikasi langsung dengan dua korban yang saya tabrak yang bernama Eki dan Shisi. Korban tidak patah tulang, saya ada hasil radiology dari RS-nya,” tulis MY. 

Seperti diketahui, pada Rabu 23 Juni 2021 di perempatan Ciledug, Kota Tangerang terjadi peristiwa heboh. Seorang pengendara mobil dihentikan paksa di tengah kemacetan dan nyaris menjadi sasaran amuk warga di Jalan Hos Cokromaminoto, Kecamatan Ciledug , Kota Tangerang, Rabu 23 Juni 2021 malam.

Warga kesal lantaran pengendara mobil berusaha melarikan diri setelah menabrak dua pemotor.Aksi warga dilakukan dengan mengganjal ban mobil menggunakan batu maupun menahan laju mobil meski berada di tengah kemacetan. (RED/RAC)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill