Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Pria yang melompat ke Sungai Cisadane dari Jembatan Merah UNIS Kota Tangerang akhirnya berhasil ditemukan setelah tim SAR melakukan pencarian selama dua hari. Pria tersebut melompat ke Sungai Cisadane pada Kamis 1 Juli 2021 sekitar pukul 21.30 Wib. Lalu, ditemukan petugas pada Sabtu 3 Juli 2021 pukul 16.15 Wib.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Hambali Bakar mengatakan, setelah ditemukan korban langsung dievakuasi petugas ke RSUD Kabupaten Tangerang. "Iya, sudah. Ditemukan setelah proses pencarian," ujarnya saat dikonfirmasi.
Proses pencarian pada malam pertama dilaporkannya korban tenggelam dilakukan petugas dengan pengamatan visual. Lalu, keesokan harinya dilakukan pencarian dengan penyusuran di sekitar lokasi tenggelamnya korban.
"Korban ditemukan hari ini kurang lebih 100 meter dari lokasi tenggelamnya korban," katanya. Hambali mengungkapkan identitas korban diketahui pria itu bernama Irfan Hasyim yang berusia 29 tahun, warga Jalan Maulana Hasanuddin, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Menurutnya, korban yang menunggangi sepeda motor matik bernopol A-6731-YF. Awalnya, dia datang ke Jembatan Merah UNIS, lalu melompat ke Sungai Cisadane. "Jadi, berdasarkan keterangan saksi, korban sedang telepon dengan seseorang. Lalu langsung loncat begitu saja dan ketika korban sudah tercebur, korban sempat meminta tolong, lalu tenggelam," pungkasnya.
View this post on Instagram
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGRS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews