Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya
Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TANGERANGNEWS.com-Pria yang melompat ke Sungai Cisadane dari Jembatan Merah UNIS Kota Tangerang akhirnya berhasil ditemukan setelah tim SAR melakukan pencarian selama dua hari. Pria tersebut melompat ke Sungai Cisadane pada Kamis 1 Juli 2021 sekitar pukul 21.30 Wib. Lalu, ditemukan petugas pada Sabtu 3 Juli 2021 pukul 16.15 Wib.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Hambali Bakar mengatakan, setelah ditemukan korban langsung dievakuasi petugas ke RSUD Kabupaten Tangerang. "Iya, sudah. Ditemukan setelah proses pencarian," ujarnya saat dikonfirmasi.
Proses pencarian pada malam pertama dilaporkannya korban tenggelam dilakukan petugas dengan pengamatan visual. Lalu, keesokan harinya dilakukan pencarian dengan penyusuran di sekitar lokasi tenggelamnya korban.
"Korban ditemukan hari ini kurang lebih 100 meter dari lokasi tenggelamnya korban," katanya. Hambali mengungkapkan identitas korban diketahui pria itu bernama Irfan Hasyim yang berusia 29 tahun, warga Jalan Maulana Hasanuddin, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Menurutnya, korban yang menunggangi sepeda motor matik bernopol A-6731-YF. Awalnya, dia datang ke Jembatan Merah UNIS, lalu melompat ke Sungai Cisadane. "Jadi, berdasarkan keterangan saksi, korban sedang telepon dengan seseorang. Lalu langsung loncat begitu saja dan ketika korban sudah tercebur, korban sempat meminta tolong, lalu tenggelam," pungkasnya.
View this post on Instagram
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, menargetkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai 17,5 miliar dolar AS.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews