KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansah melihat kondisi TPU Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, yang dikhususkan untuk jenazah penderita COVID-19, menyusul tingginya angka kematian akibat virus tersebut, Minggu 4 Juli 2021 malam.
“Gelap malam diterangi oleh lampu PJU, menemani langkah saya ke TPU Selapajang Jaya. Terlihat mobil jenazah hilir mudik dan beberapa diantar oleh keluarga,” jelas Arief seperti dikutip melalui akun instagramnya @ariefwismansyah, Senin 5 Juli 2021.
Menurutnya, Pemkot Tangerang melalui Dinas Perkim menyiapkan lahan pemakaman seluas 11,5 hektare, namun kini tinggal tersisa 3000 meter. “Hari ini jenazah yang dimakamkan ada kurang lebih 41 jenazah dengan protokol covid,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Arief khawatir jika pemakaman sampai dipenuhi oleh jenazah penderita COVID-19. Karena itu dia berharap kerjasama semua pihak agar menerapkan protokol kesehatan.
“Kematian memang adalah takdir, dan cukup lah kematian menjadi pengingat kita. Tangis kesedihan, air mata keluarga yang ditinggalkan sangat menggetarkan hati,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Tangerang mengalami angka kematian tertinggi selama pandemi COVID-19, yakni mencapai 320 kasus pada bulan Juni 2021. Sedangkan angka tertinggi sebelumnya terjadi pada bulan Januari 2021 yakni 200 kasus.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMayora Group kembali memberangkatkan karyawannya untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi selama bekerja di perusahaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews